PFCBILAL-Tiga persoalan fundamental mengganggu PSMS Medan versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Pertama, problem berasal dari luar, tepatnya PT LPIS selaku operator kompetisi divisi utama. Dua laga kandang yang seyogianya dilakoni tim berjuluk Ayam Kinantan ini buyar dan meluluhlantakkan kesiapan tim. PS Siak mundur sebagai kontestan sedangkan PSP Padang yang sedianya digelar 16 April 2013 lalu ditunda hingga batas waktu tak ditentukan.
PT LPIS yang dipimpin CEO Widjajanto ini belum bisa dikonfirmasi. Jadwal yang tentatif dan ketidakjelasan peserta kompetisi membuat guliran kompetisi kian amburadul.
Masalah kedua justru mencuat dari "tubuh" tim sendiri. Pencairan uang kontrak yang sudah diteken tak kunjung jelas. CEO PSMS LPIS, Wimvi Tri Hadi Irawan tak bisa memberi waktu definitif pemberian uang kontrak. Ia juga tak mengangkat ponselnya meski sudah dihubungi berkali-kali.
Efek negatif yang paling kentara adalah absennya Saktiawan Sinaga dalam empat hari lakon latihan reguler. Ia bahkan absen saat ujicoba kontra PS Bank Sumut pada Kamis (11/4/2013) lalu. Informasi yang dihimpun Tribun menyebutkan bahwa eks penyerang Mitra Kukar ini jengah dengan angin sorga yang ditiupkan manajemen. Sebelumnya, Wimvi memberi janji uang kontrak akan diberikan sebelum 14 April.
Uniknya, Sakti justru lebih memprioritaskan turnamen antar SSB yang memperebutkan piala atas namanya di Medan Patumbak. Saat dikonfirmasi, Sakti menampik ketidakhadirannya karena uang kontrak tak jelas. "Enggak, aku absen karena sakit," tulisnya via chat Blackberry Messenger (BBM).
Sedikit berbeda, pelatih kepala Edy Syahputra tak menyebutkan Saktiawan sakit. Ia mengatakan anak asuhnya itu sedang mengurus turnamen antar SSB yang finalnya berlangsung kemarin. Lantas kenapa Sakti harus absen empat hari? Tak ada jawaban eksplisit. "Sakti sudah komunikasi dengan saya, dia minta izin untuk tidak ikut latihan dulu," katanya.
Di sisi lain, Edy mengakui program latihan yang dirancangnya khusus untuk laga kandang terganggu. Kendati demikian, ia mengaku sudah menyiapkan program untuk dua laga tandang ke depan, sesuai jadwal tentatif yang dirilis PT LPIS, PSMS akan melawat PSSB Bireuen pada Rabu (24/4/2013) dan PSBL Langsa pada Minggu (28/4/2013).
Menjemput duel tersebut, uji coba sebagai bentuk pematangan kesiapan tim kembali dilakukan. Edy menyebutkan pihaknya berencana latih tanding kontra PSDS Deliserdang pada Kamis (18/4/2013) mendatang. "Dengan molornya jadwal, persiapan tetap terus dipoles. Termasuk memperkecil gap kualitas antara tim inti dan tim pelapis," ucapnya.
Problem ketiga adalah belum adanya kejelasan waktu penyelenggaraan training camp (TC). TC teramat penting untuk mengatrol kadar asupan gizi pemain dan latihan reguler terjadwal dan sistematis. Namun lagi-lagi, manajemen tak bisa memberi kepastian jadwal TC.
(tribunmedan)
PFCBILAL-Tiga persoalan fundamental mengganggu PSMS Medan versi PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Pertama, problem berasal dari luar, tepatnya PT LPIS selaku operator kompetisi divisi utama. Dua laga kandang yang seyogianya dilakoni tim berjuluk Ayam Kinantan ini buyar dan meluluhlantakkan kesiapan tim. PS Siak mundur sebagai kontestan sedangkan PSP Padang yang sedianya digelar 16 April 2013 lalu ditunda hingga batas waktu tak ditentukan.
PT LPIS yang dipimpin CEO Widjajanto ini belum bisa dikonfirmasi. Jadwal yang tentatif dan ketidakjelasan peserta kompetisi membuat guliran kompetisi kian amburadul.
Masalah kedua justru mencuat dari "tubuh" tim sendiri. Pencairan uang kontrak yang sudah diteken tak kunjung jelas. CEO PSMS LPIS, Wimvi Tri Hadi Irawan tak bisa memberi waktu definitif pemberian uang kontrak. Ia juga tak mengangkat ponselnya meski sudah dihubungi berkali-kali.
Efek negatif yang paling kentara adalah absennya Saktiawan Sinaga dalam empat hari lakon latihan reguler. Ia bahkan absen saat ujicoba kontra PS Bank Sumut pada Kamis (11/4/2013) lalu. Informasi yang dihimpun Tribun menyebutkan bahwa eks penyerang Mitra Kukar ini jengah dengan angin sorga yang ditiupkan manajemen. Sebelumnya, Wimvi memberi janji uang kontrak akan diberikan sebelum 14 April.
Uniknya, Sakti justru lebih memprioritaskan turnamen antar SSB yang memperebutkan piala atas namanya di Medan Patumbak. Saat dikonfirmasi, Sakti menampik ketidakhadirannya karena uang kontrak tak jelas. "Enggak, aku absen karena sakit," tulisnya via chat Blackberry Messenger (BBM).
Sedikit berbeda, pelatih kepala Edy Syahputra tak menyebutkan Saktiawan sakit. Ia mengatakan anak asuhnya itu sedang mengurus turnamen antar SSB yang finalnya berlangsung kemarin. Lantas kenapa Sakti harus absen empat hari? Tak ada jawaban eksplisit. "Sakti sudah komunikasi dengan saya, dia minta izin untuk tidak ikut latihan dulu," katanya.
Di sisi lain, Edy mengakui program latihan yang dirancangnya khusus untuk laga kandang terganggu. Kendati demikian, ia mengaku sudah menyiapkan program untuk dua laga tandang ke depan, sesuai jadwal tentatif yang dirilis PT LPIS, PSMS akan melawat PSSB Bireuen pada Rabu (24/4/2013) dan PSBL Langsa pada Minggu (28/4/2013).
Menjemput duel tersebut, uji coba sebagai bentuk pematangan kesiapan tim kembali dilakukan. Edy menyebutkan pihaknya berencana latih tanding kontra PSDS Deliserdang pada Kamis (18/4/2013) mendatang. "Dengan molornya jadwal, persiapan tetap terus dipoles. Termasuk memperkecil gap kualitas antara tim inti dan tim pelapis," ucapnya.
Problem ketiga adalah belum adanya kejelasan waktu penyelenggaraan training camp (TC). TC teramat penting untuk mengatrol kadar asupan gizi pemain dan latihan reguler terjadwal dan sistematis. Namun lagi-lagi, manajemen tak bisa memberi kepastian jadwal TC.
(tribunmedan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: