PFCBILAL-Pengunduran diri PSP Padang dalam laga melawan PSMS Medan PT LPIS pada laga pembukaan kompetisi Divisi Utama LPI ternyata disampaikan melalui pesan singkat (SMS). Hal ini diutarakan Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan (Pan-Pel) Sunardi A, kepada Tribun, Senin (15/3).
Ia menunjukkan kepada Tribun SMS yang dikirimkan oleh salah seorang pengurus PSP Padang, SMS tersebut berisikan permohonan maaf PSP Padang kepada PSMS Medan versi PT LPIS atas ketidakbisaan tampil pada laga pembukaan Divisi Utama LPI karena belum menerima SK dari PSSI.
Hal tersebut membuat pengurus PSP Padang memutuskan untuk membatalkan keikutsertaan PSP Padang di Divisi Utama LPI. Dalam SMS itu juga di jelaskan, mereka akan melayangkan surat pemberitahuan ke PSSI prihal pengunduran diri tersebut.
“Padahal tim mereka sudah siap (PSP Padang), karena lima hari sebelum pertandingan saya selalu kordinasi dengan mereka prihal kapan keberangkatan dari sana, dan berapa jumlah pemain yang akan dibawa,” cetus Suhardi.
Prihal kesiapan wasit pada pertandingan tersebut, ia mengucapkan PSSI sebelumnya sudah menyediakan wasit untuk laga melawan PSMS ini, "wasit tersebut merupakan wasit yang memimpin laga di Banda Aceh," jelasnya.
Prihal tuntutan untuk mendapatkan poin tidak dari pembatalan laga ini, Suhardi hanya mengatakan, semuanya itu sudah diatur oleh peraturan pertandingan miliki PSSI, biasanya, kalau dapat tiga poin itu, jika salah satu tim sudah hadir di stadion dan tim lawan tidak hadir tanpa adanya pemberitauan sebelumnya.
“Nah, kalau pada kasus PSP Padang ini kan berbeda, tiga hari sebelum pertandingan mereka sudah memberitaukan pengunduran diri, jadi kitapun bingung, apa itu di hitung W.O atau tidak, karena jadwalkan sudah dikeluarkan,” cetusnya.
(tribunmedan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: