PFCBILAL-Indonesia harus mengakui kualitas tamunya, Belanda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (7/6). Setelah sempat meraih skor kacamata pada paruh pertama, Indonesia justru bertekuk lutut lantaran dua pemain pengganti Belanda.
Dua menit laga berlangsung, jala Kurnia Mega langsung bergetar. Robin van Persie sukses menyambar bola liar di depan mulut gawang. Beruntung bagi Indonesia, Van Persie terperangkap offside.
Pada menit ke-14, Louis van Gaal terpaksa melakukan pergantian lantaran Jeremain Lens mengalami cedera. Arjen Robben lantas mengisi sisi sayap De Orjanje.
Akan tetapi, Van Persie tak berhenti menebar ancaman. Dalam kurun 20 menit awal, dia melancarkan dua tembakan. Namun, bola masih bisa diamankan Meiga dan sisanya melebar di sisi gawang.
Sementara itu, tuan rumah sesekali melakukan balasan. Imanuel Wanggai sempat melepaskan tembakan luar kotak, tapi arahnya belum tepat sasaran.
Indonesia sendiri lebih banyak menumpuk pemain di sekitar kotak penalti. Percobaan yang dilakukan para penggawa Belanda pun seringkali membentur barikade pertahanan Tim Merah Putih. Alhasil, skor kacamata menutup paruh pertama.
Usai turun minum, Louis van Gaal menerapkan tiga pergantian sekaligus. Jasper Cillessen, Robin van Persie dan Wesley Sneijder ditarik keluar. Sedangkan Kenneth Vermeer, Ricky van Wolfswinkel dan Siem de Jong mengisi kekosongan.
Putusan memasukkan De Jong benar-benar jitu. Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-57. Umpan silang dilancarkan Ruben Schaken dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Siem de Jong menyambut dengan tandukan keras dan gagal dihalau oleh Kurnia Mega.
De Jong menegaskan status antagonis untuk publik Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sepuluh menit berselang, Indonesia menderita kebobolan melalui skenario serupa. Ruben Schaken menanduk bola hasil umpan silang. Bola melayang di udara dan disambar De Jong hingga menggetarkan gawang Meiga.
Jackson F Tiago sempat melakukan dua perubahan pada pertengahan babak kedua. Secara bergilir, Greg Nwokolo dan Sergio van Dijk ditarik keluar. Andik Vermansyah dan Ian Louis Kabes masuk sebagai pengganti.
Andik memang sedikit memberi aura perubahan. Tetap saja, tiada hasil kongkret. Dia sempat melancarkan penetrasi dari sisi kanan dan melepas tembakan. Namun, bola membentur penggawa Belanda sehingga hanya berbuah sepak pojok.
Sebaliknya, stamina menurun mereduksi fokus pertahanan Indonesia. Puncaknya yakni satu menit jelang waktu normal berakhir. Arjen Robben mampu mengelabui dua pemain bertahan Indonesia sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang menjadi gol ketiga Belanda.
PFCBILAL-Indonesia harus mengakui kualitas tamunya, Belanda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (7/6). Setelah sempat meraih skor kacamata pada paruh pertama, Indonesia justru bertekuk lutut lantaran dua pemain pengganti Belanda.
Dua menit laga berlangsung, jala Kurnia Mega langsung bergetar. Robin van Persie sukses menyambar bola liar di depan mulut gawang. Beruntung bagi Indonesia, Van Persie terperangkap offside.
Pada menit ke-14, Louis van Gaal terpaksa melakukan pergantian lantaran Jeremain Lens mengalami cedera. Arjen Robben lantas mengisi sisi sayap De Orjanje.
Akan tetapi, Van Persie tak berhenti menebar ancaman. Dalam kurun 20 menit awal, dia melancarkan dua tembakan. Namun, bola masih bisa diamankan Meiga dan sisanya melebar di sisi gawang.
Sementara itu, tuan rumah sesekali melakukan balasan. Imanuel Wanggai sempat melepaskan tembakan luar kotak, tapi arahnya belum tepat sasaran.
Indonesia sendiri lebih banyak menumpuk pemain di sekitar kotak penalti. Percobaan yang dilakukan para penggawa Belanda pun seringkali membentur barikade pertahanan Tim Merah Putih. Alhasil, skor kacamata menutup paruh pertama.
Usai turun minum, Louis van Gaal menerapkan tiga pergantian sekaligus. Jasper Cillessen, Robin van Persie dan Wesley Sneijder ditarik keluar. Sedangkan Kenneth Vermeer, Ricky van Wolfswinkel dan Siem de Jong mengisi kekosongan.
Putusan memasukkan De Jong benar-benar jitu. Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-57. Umpan silang dilancarkan Ruben Schaken dari sisi kiri pertahanan Indonesia. Siem de Jong menyambut dengan tandukan keras dan gagal dihalau oleh Kurnia Mega.
De Jong menegaskan status antagonis untuk publik Stadion Utama Gelora Bung Karno. Sepuluh menit berselang, Indonesia menderita kebobolan melalui skenario serupa. Ruben Schaken menanduk bola hasil umpan silang. Bola melayang di udara dan disambar De Jong hingga menggetarkan gawang Meiga.
Jackson F Tiago sempat melakukan dua perubahan pada pertengahan babak kedua. Secara bergilir, Greg Nwokolo dan Sergio van Dijk ditarik keluar. Andik Vermansyah dan Ian Louis Kabes masuk sebagai pengganti.
Andik memang sedikit memberi aura perubahan. Tetap saja, tiada hasil kongkret. Dia sempat melancarkan penetrasi dari sisi kanan dan melepas tembakan. Namun, bola membentur penggawa Belanda sehingga hanya berbuah sepak pojok.
Sebaliknya, stamina menurun mereduksi fokus pertahanan Indonesia. Puncaknya yakni satu menit jelang waktu normal berakhir. Arjen Robben mampu mengelabui dua pemain bertahan Indonesia sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang menjadi gol ketiga Belanda.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: