PFCBILAL-Perjuangan punggawa PSMS Medan di Stadion Orom, Sungailiat Pangkal Pinang pantas diacungi jempol. Meskipun gagal melaju ke babak 12 besar dan mendapat keputusan wasit Safari yang menguntungkan PS. Bangka sebagai tuan rumah, Hardiantono dkk berhasil memberikan perlawanan.
Gol Riko Simanjuntak dan M Irfan mampu membuktikan fanatisme Ayam Kinantan di kandang lawan. "Ini hal luar biasa yang dibuktikan pemain. Mereka bermain fight demi marwah PSMS Medan. Tanpa kondisi financial pemain masih bisa mencetak gol. Bahkan kalau wasit memimpin dengan benar, kans menang terbuka," ujar Suharto pelatih PSMS.
Kekecewaan terhadap wasit Safari pantas ditujukan. Keputusannya acap kali merugikan tim tamu. Bahkan sampai menimbulkan keributan kecil di lapangan. Tak itu saja, Safrial Irfandi, Riko Simanjuntak dan Tambun Naibaho yang sengaja dilanggar tak mendapat peringatan. Malah hakim garis yang sudah mengangkat bendera tanda offside, wasit Safari tak melihatnya.
"Ya itulah kualitasnya, jadi mau bagaimana. Kita memang dirugikan. Di saat posisi bola menguntungkan sama kita, wasit meniup. Pemain kita jatuh, wasit play on. Tapi kita harus tetap gentle, menghormati kemenangan PS. Bangka," bilang Suharto. (bolahita)
PFCBILAL-Perjuangan punggawa PSMS Medan di Stadion Orom, Sungailiat Pangkal Pinang pantas diacungi jempol. Meskipun gagal melaju ke babak 12 besar dan mendapat keputusan wasit Safari yang menguntungkan PS. Bangka sebagai tuan rumah, Hardiantono dkk berhasil memberikan perlawanan.
Gol Riko Simanjuntak dan M Irfan mampu membuktikan fanatisme Ayam Kinantan di kandang lawan. "Ini hal luar biasa yang dibuktikan pemain. Mereka bermain fight demi marwah PSMS Medan. Tanpa kondisi financial pemain masih bisa mencetak gol. Bahkan kalau wasit memimpin dengan benar, kans menang terbuka," ujar Suharto pelatih PSMS.
Kekecewaan terhadap wasit Safari pantas ditujukan. Keputusannya acap kali merugikan tim tamu. Bahkan sampai menimbulkan keributan kecil di lapangan. Tak itu saja, Safrial Irfandi, Riko Simanjuntak dan Tambun Naibaho yang sengaja dilanggar tak mendapat peringatan. Malah hakim garis yang sudah mengangkat bendera tanda offside, wasit Safari tak melihatnya.
"Ya itulah kualitasnya, jadi mau bagaimana. Kita memang dirugikan. Di saat posisi bola menguntungkan sama kita, wasit meniup. Pemain kita jatuh, wasit play on. Tapi kita harus tetap gentle, menghormati kemenangan PS. Bangka," bilang Suharto. (bolahita)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: