PFCBILAL-Edgar Enrique Rolon Dacak baru satu setengah bulan di Kota Medan, tepatnya sejak bergabung dengan skuat PSMS Medan versi PT Liga Indonesia (LI). Namun, ia sudah merasa betah tinggal di kota metropolitan ini. Sebagai penikmat kuliner, ia sangat menggemari sup buntut.
Untuk mengonsumsi makanan baru kegemarannya itu, acapkali ia mengajak dua rekan senegaranya Alberto Sosa Morel dan Moises Dario keluar dari Mes Kebun Bunga. Soal tempat, Edgar tak pilah pilih. Bukan hanya di restoran ataupun tenant-tenant makanan di Mal yang ada di Medan.
"Makanan orisinal (asli, red) Medan yang paling aku suka itu Sup Buntut. Wah, enak sekali, sangat pas di lidah friend. Aku sering ajak Beto dan Moises keluar cari sup buntut. Mereka terserah makan apa, tapi aku sering pilih Sup Buntut," katanya saat disambangi Tribun di Mes Kebun Bunga.
"Kalau di Paraguay, ada jenis makanan yang hampir mirip dengan Sup Buntut, namanya Puchero. Aku sedikit sulit membedakannya, yang pasti enak. Medan ini seperti Makassar, ada banyak jenis makanan orisinal dan enak-enak," tutur eks gelandang PSM Makassar ini.
Edgar mengaku terkejut tatkala dapur katering klub juga tak jarang menyediakannya. "Ternyata, ibu-ibu katering sering masak itu. Rasanya enggak jauh beda, enak dan kaldunya terasa mantap di lidah. Kalau sudah ada di sini tak perlu cari di luar lagi," katanya sembari terkekeh.
Kebiasaan suka mencicipi aneka kuliner menjadi salah satu hobinya. "Enggak mesti di restoran atau mal, aku juga suka coba-coba makan-makanan di pinggir jalan," bebernya.
Yang menggelikan, Edgar mengaku heran di Medan daging yang disajikan teramat sedikit. "Kalau di Paraguay, baik itu di rumah pribadi atau di Restoran dagingnya dibuat banyak. Kalau di sini sangat sedikit, mungkin itu kekurangannya," sebutnya masih dengan tawa bergelak.
Di sisi lain, ayah tiga anak ini mengungkapkan tak suka buah durian. Padahal, di Medan ia acapkali melihat durian dijual secara massif seperti tak kenal musim. "Aku pernah sekali saja makan durian. Waktu itu di Makassar dan aku muntah. Mencium wanginya saja sudah enggak tahan, apalagi memakannya. Tapi di sini pasti banyak orang yang suka durian ya," celotehnya riang.
(TRIBUNMEDAN)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: