Pengakuan "Dosa" Mario Balotelli

PFCBILAL-Potensinya di lapangan hijau tidak perlu diragukan lagi, tapi kerap tertutupi oleh perilaku kontroversial di luar lapangan. Mario Balotelli sempat mengalami dua kali kecelakaan mobil kala berdomisili di Manchester. Masih lekat dalam ingatan pula saat Balotelli bermain kembang api hingga rumahnya kebakaran.  Balotelli pun angkat bicara terkait ulah bengalnya di luar lapangan. Dia tak memungkiri ada sebuah ganjalan dalam dirinya. Pasalnya, pada usia remaja, dia sulit lepas dari publisitas. "Sebagai seorang remaja, aku tidak bisa melakukan hal-hal normal seperti teman-teman seusiaku. Aku memang memiliki sebuah mobil dan rumah mewah. Ada kalanya, Anda hanya ingin menjadi orang normal, tapi tidak bisa," tutur Balotelli dalam acara televisi bertajuk Le Iene Pun demikian terkait perseteruannya dengan dua pelatih atau manajer terdahulu, Balotelli mengaku bersalah. Momen terakhirnya bersama Manchester City memang diwarnai perkelahian dengan Roberto Mancini pada sesi latihan. Sedangkan hubungan Balotelli dengan Jose Mourinho jauh dari kata mesra. "Aku jarang mendengarkan pesan Mancini. Aku melanggar pemain lain dan dia marah. Aku juga kerap beradu argumen dengan Mourinho. Tapi, ada beberapa momen yang kuingat, saat kami berdua tertawa bersama," ungkap Balotelli. Tak heran, ada perasaan menyesal dari dirinya. Bila saja mematuhi setiap instruksi atau pesan pelatih, kisah Balotelli mungkin saja berbeda. "Mengapa aku tak mampu memenangkan Ballon d'Or? Tentu saja, kesalahan ada padaku. Pada titik ini, Anda membutuhkan banyak pengorbanan," jelas Balotelli. "Apakah aku akan menjadi pemain terbaik dunia? Semoga saja." Kendati demikian, seluruh kisah negatif tentang Balotelli tak seluruhnya benar. Sang pemain menegaskan bahwa ada beberapa pemberitaan yang menjadi rekayasa media. "Aku dapat pastikan, hanya 0,01 persen dari cerita tersebut benar adanya. Aku tidak pernah menghancurkan mobil siapa pun. Dalam dua kesempatan, ada dua orang yang merusaknya (mobil) demi mencemarkan nama baikku," tandasnya. (duniasoccer)

0 komentar: