PFCBILAL-Di tengah pusaran perbincangan penyatuan dua PSMS Medan, skuat PSMS LPIS masih harap-harap cemas dengan kelanjutan masa depan mereka. Gelaran KLB ternyata belum gayung bersambut dengan harapan terdalam yang mereka apungkan. Pasalnya belum ada titik terang terkait kejelasan kontrak.
Padahal, elite pengurus dan manajemen kadung berjanji akan segera memberi kejelasan usai KLB. Namun, sudah lewat beberapa hari konfirmasi tak kunjung didapat. Pemain tengah, Donny Fernando Siregar yang mewakili rekan-rekannya menegaskan bahwa pengurus setidaknya lebih fokus untuk mengakomodir hak-hak mereka ketimbang penyatuan PSMS.
"Kami semua sepakat mendukung PSMS itu satu saja. Tapi bagaimana dengan kami yang sudah latihan empat bulan lebih, tapi kontrak tak juga ada. Pemain PSMS sebelah juga sama, mereka juga belum dikasih gaji. Semua pemain sangat terbeban, gimana pula kalau disatukan, apa mungkin dengan kondisi keuangan tak sehat," katanya kepada Tribun, Rabu (20/3/2013).
Wakil Manajer Tim, Julius Raja tak lagi memperbaharui apalagi melontarkan janji.
"Sampai sekarang kita masih tunggu manager's meeting. Kan itu yang belum ada," katanya.
Ketua Umum, Benny Sihotang pun seolah mengibarkan bendera putih alias menyerah. Ia mengungkapkan, saat ini kompetisi masih belum jelas. Untuk itu, pihaknya tidak mau menahan para pemain untuk keluar mencari klub lain. "Namun kita tetap mengharapkan pemain untuk terus menjaga kebugaran fisiknya, apalagi nanti jika terjadi peleburan kemungkinan ada seleksi, tapi liat saja nanti," katanya.
(TRIBUNMEDAN)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: