Upaya Penyatuan Duo PSMS Dijembatani KONI Medan

PFCBILAL-Wakil Manajer Tim PSMS Medan LPIS, Julius Raja menceritakan tak ada sikap bermusuhan antara perwakilan voter duo PSMS, mereka duduk berdampingan saat gelaran Kongres Luar Biasa (KLB) di Hotel Borobudur, Jakarta, Minggu (17/3/2013). Seperti diketahui PSMS LPIS diwakili Benny Sihotang dan Julius Raja, sedangkan PSMS LI diwakili Indra Sakti Harahap dan Martius Latuperissa. "Kami berempat duduk bersebelahan. Di kanan saya pak Benny, di kiri saya ada pak Martius dan Indra Sakti. Dan, ada pembicaraan bahwa membawa PSMS ini satu sepulangnya kami ke Medan. Harus, harus dan harus bersatu," tegas pria yang akrab disapa King ini kepada Tribun. Ia menyebutkan pihaknya berupaya untuk tidak menggunakan jalur verifikasi ulang. Penyatuan duo PSMS didasari pendekatan persuasif antara kedua belah pihak. Meski demikian, belum ada pembahasan konkret perihal bagaimana formulasi penyatuan. "Nampaknya sudah mengerucut ke arah penyatuan. Karena sudah ada kita bicarakan itu di sini. Bahkan pak Djohar (Ketua Umum PSSI) dan pak Djoko Driyono (CEO PT LI) menyarankan demikian. Tak akan ada verifikasi ulang untuk menentukan yang sah atau tidak," katanya. Lebih teknis lagi, King mengungkapkan kedua pihak akan bertemu di Medan. "Kami punya rencana dan memang disarankan oleh Djohar dan Djoko Driyono untuk menemui walikota Medan. Pertemuan ini nantinya akan difasilitasi oleh KONI Medan, waktunya Selasa (19/3/2013) atau Rabu (20/3/2013) pekan depan. Karena bagaimanapun dalam situasi dualisme ini, penyelesaiannya membutuhkan campur tangan Walikota. Pak Indra dan pak Benny sudah sepakat itu," ucapnya. Sementara itu Indra Sakti belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan. Telepon selulernya tersambung saat dihubungi namun tak diangkat. Begitu pula pesan singkat (SMS) tak berbalas. Publik Sumatera Utara tentunya merindukan terwujudnya PSMS Medan yang satu. Apalagi dualisme selama dua musim terakhir terbukti membuat dua kubu berkutat pada krisis keuangan akut. Kubu Benny dan Indra acapkali menggaungkan penyatuan, namun selalu batal teralisasi. Akankah kerinduan masyarakat terwujud kali ini? Jawabannya ada pada Benny Sihotang dan Indra Sakti. (tribunmedan)

0 komentar: