PFCBILAL-Pelatih Kepala PSMS Medan PT LPIS, Edy Sah Putra mengatakan laga derby bertajuk ujicoba ini sebagai kawah candradimuka bagi anak-anak PSMS Medan sebelum menghadapi PSSB Bireuen, Rabu (24/04) dan PSL Langsa pada Minggu (28/4/2013).
"Dalam laga ujicoba melawan PSDS nanti kita akan melihat apakah hasil dari latihan dalam beberapa hari ini sudah dapat teraplikasikan dalam pertandingan dilapangan, kalau nantinya masih memiliki kelemahan dan kekurangan akan segera kita perbaiki," tungkasnya.
Oleh karenanya, lanjut Edy dalam beberapa hari ini pihaknya akan terus matangkan, teknik dan strategi bermain yang akan kita bawa dilaga tandang nantinya. Yang jelas, ucapnya dalam laga tandang nanti dirinya akan memplot dua gelang bertahan untuk meredam serangan-serang dari tuan rumah.
"Tetapi dengan meletakkan dua gelang bertahan bukan berati kita akan main bertahan terusnya, karena kebiasaan tim tuan rumahkan lebih banyak bermain terbuka dan menyerang dan kita akan memanfaatkan itu melalui strategi serangan balik," tegasnya.
Perihal siap nantinya yang akan diplot menjadi gelandang bertahan, Edy tak mau banyak berkomentar.
"Kita liat nanti aja dulu ya, siapa yang paling siap itu yang akan kita turunkan," ucapnya.
(tribunmedan)
PFCBILAL-Pelatih Kepala PSMS Medan PT LPIS, Edy Sah Putra mengatakan laga derby bertajuk ujicoba ini sebagai kawah candradimuka bagi anak-anak PSMS Medan sebelum menghadapi PSSB Bireuen, Rabu (24/04) dan PSL Langsa pada Minggu (28/4/2013).
"Dalam laga ujicoba melawan PSDS nanti kita akan melihat apakah hasil dari latihan dalam beberapa hari ini sudah dapat teraplikasikan dalam pertandingan dilapangan, kalau nantinya masih memiliki kelemahan dan kekurangan akan segera kita perbaiki," tungkasnya.
Oleh karenanya, lanjut Edy dalam beberapa hari ini pihaknya akan terus matangkan, teknik dan strategi bermain yang akan kita bawa dilaga tandang nantinya. Yang jelas, ucapnya dalam laga tandang nanti dirinya akan memplot dua gelang bertahan untuk meredam serangan-serang dari tuan rumah.
"Tetapi dengan meletakkan dua gelang bertahan bukan berati kita akan main bertahan terusnya, karena kebiasaan tim tuan rumahkan lebih banyak bermain terbuka dan menyerang dan kita akan memanfaatkan itu melalui strategi serangan balik," tegasnya.
Perihal siap nantinya yang akan diplot menjadi gelandang bertahan, Edy tak mau banyak berkomentar.
"Kita liat nanti aja dulu ya, siapa yang paling siap itu yang akan kita turunkan," ucapnya.
(tribunmedan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: