Saktiawan : Manajemen PSMS Medan LPIS Lakukan Pembohongan Publik

PFCBILAL- Klaim manajemen lewat Chief Executive Officer (CEO) PSMS Medan LPIS Wimvi Tri Hadi Irawan bahwa pemain telah menerima sebulan gaji penuh menyedot kecaman. Ada pemain yang melontarkan kekecewaan secara gamblang, ada pula yang mengungkapkan secara diam-diam. Begitupun, muara kecaman hanya satu yakni manajemen disebut telah melakukan pembohongan publik. Seperti pemberitaan sebelumnya, Wimvi mengatakan pihaknya berkomitmen penuh untuk membayar hak-hak pemain, termasuk tim pelatih. Ia menekankan telah menggelontorkan satu bulan gaji penuh, nominal yang dikonversi dari total nilai kontrak semusim. Saktiawan Sinaga, penyerang senior di klub berjuluk Ayam Kinantan ini meradang. Pasalnya, uang yang masuk ke koceknya jauh dari jumlah uang dalam hitungan sebulan penuh. "Bukan separuh gaji, apalagi sebulan. Kenapa manajemen nggak jujur?. Ini pembohongan publik namanya. Kan nggak ada salahnya ngomong apa adanya," ucap eks pemain Timnas Indonesia ini saat berbincang dengan Tribun, Rabu (17/4/2013). "Aku kecewa bang dengan pemberitaan di media. Masak aku hanya terima 3 juta dibilang terima sebulan gaji. Jangan gitulah, tolong diralatlah," katanya lirih. Kendati demikian, Sakti mengaku legowo menerima jumlah minimalis namun sangat membantu di tengah situasi paceklik. "Aku berterimakasih sama orang yang mau ngasih kami uang transport ini. Dia yang mau berkorban sama kami bang?!," tandasnya. Serupa dengan Sakti, seorang pemain yang minta namanya dirahasikan menyebutkan hal serupa. "Manajemen hanya kasih pinjaman sama kami. Kenapa harus bohong?! Kami ikhlas kok menerimanya, dan kami salut karena CEO Wimvi peduli sama kebutuhan kami. Tapi janganlah disampaikan ke media sebulan gaji, nanti masyarakat menilai kami sejahtera padahal enggak. Itukan pembohongan publik namanya ," ungkapnya. (tribunmedan)

0 komentar: