Alamak, Tim Pelatih PSMS Medan dan Manajemen Tersisa Berkeliling Cari Uang

PFCBILAL-Hidup segan mati tak mau. Kepengurusan PSMS Medan versi PT Liga Indonesia yang diketuai Indra Sakti Harahap tampak tak ngotot menghidupi klub. Terbukti, nihilnya kesiapan dana untuk membiayai dua pertandingan tandang plus ketiadaan respons atas batalnya duel kontra PS Bengkulu, Selasa (4/6) lalu. Kontras dengan sikap tersebut, tim pelatih dan manajemen tersisa lintang pukang mencari uang. Kegagalan melawat ke kandang PS Bengkulu sekaligus hilangnya tripoin tak lantas diratapi berlarut-larut. Persiapan menuju duel terakhir grup I Divisi Utama garapan PT LI kontra PS Bangka, Minggu (9/6/2013) mendatang pun ditetak. Tim pelatih yakni Suharto AD, Colly Misrun, Mardianto dan manajemen tersisa yaitu Sekretaris Tim Fityan Hamdy dan Media Officer, Abdi Panjaitan berkeliling mencari uang. Pantauan Tribun di lapangan, kemarin sore, mereka pergi untuk mencari donatur lewat penyerahan proposal door to door demi memuluskan satu laga tersisa. "Pak Ketua Umum Indra Sakti sudah berkomunikasi dengan Sekretaris Panpel Sumardi akan berikan uang tiket lawan PS Bangka. Tapi sampai sore ini belum ada juga. Itu sebabnya kami upayakan dulu apa yang kami bisa. Jangan sampai gagal lagi di pertandingan terakhir. Kalau itu terjadi, PSMS Medan pasti turun ke Divisi II. Marwah klub sudah tak ada lagi kalau begini," ucap Suharto AD kepada Tribun sesaat sebelum keberangkatan. Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel) Sumardi membenarkan ada komunikasi dengan Indra Sakti. "Pak Indra janji akan serahkan uang tiket, supaya tim bisa berangkat ke Bangka. Tadi pagi saya sudah hubungi lagi, beliau bilang sedang melayat dan berjanji akan datang sore ini (kemarin). Tapi sampai saat ini belum datang juga dan belum ada saya kontak lagi," kata Sumardi. (raf/ tribunmedan.com)

0 komentar: