Donny Siregar dan Romy Agustiawan Dirayu Persis Solo

Klub asal Kota Bengawan, Persis Solo versi PT LPIS merayu dua punggawa PSMS Medan versi PT LPIS untuk segera bergabung. Keduanya adalah Donny Fernando Siregar dan Romy Agustiawan. Pemain yang sudah tak asing bagi publik Solo, khususnya Pasoepati (julukan suporter Persis Solo). Sebab mereka pernah menjadi bagian skuad Solo Selection dalam gelaran turnamen bertajuk Batik Cup Oktober 2012 lalu. Dikabarkan pula bahwa telah terjalin komunikasi intens antara pihak manajemen dengan Donny dan Romy. Tentu saja alarm bahaya berbunyi sebagai tanda peringatan serius bagi kubu PSMS Medan. Pasalnya, manajemen belum bisa menyodorkan draft kontrak resmi, masih sebatas 10 persen dari nominal kontrak di atas kertas kuitansi. Simpul ikatan yang sangat mudah dilepas. Donny Siregar saat dikonfirmasi membenarkan kabar tersebut. Ia mengaku sudah dihubungi Manajer Persis LPIS Joni Sofyan Erwandi, tepatnya Sabtu (9/2/2013) lalu. Putera daerah asal Balige ini pun dilanda kebingungan. "Benar, aku sudah dihubungi Pak Joni. Aku dan Romy diminta untuk segera bergabung. Itu artinya, aku harus kembalikan 10 persen yang sudah kuterima dari PSMS. Pak Joni bilang bersedia membayarkannya. Dia akan segera temui konsorsium di Jakarta, lalu ngabari aku balik. Tapi aku masih bingung, karena pengennya main di sini, di Medan. Di sisi lain kontrak di sini pun belum jelas juga," katanya saat berbincang dengan Tribun di Medan, Kamis (14/2/2013). Pemain yang kerap ditugasi sebagai gelandang angkut air ini mengungkapkan manajemen Ayam Kinantan menjanjikan akan menyodorkan kontrak resmi pada, Sabtu (16/2/2013) mendatang. Catatannya, manager's meeting yang diakomodir PT LPIS selaku operator kompetisi sudah rampung. "Kami dijanjikan dikontrak 16 Februari karena manager's meeting sudah kelar 12 Februari. Nah, yang aku dengar jadwal itu dimundurkan. Besar kemungkinan, kami belum diberikan kontrak juga. Tapi kuharap pikiranku salah," beber Donny sembari tersenyum. Uniknya, di tengah keraguan tersebut Donny tak mengalamatkan kesalahan pada manajemen ataupun pengurus. "Di sini urusan memang berbelit-belit, tapi enggak bisa juga disalahkan pengurusnya. Soal pengunduran jadwal manager's meeting kan dari sononya, PT LPIS. Untuk sementara aku tunggu dulu bagaimana keputusan pengurus di sini bang," ucapnya.

0 komentar: