Halim Mahfudz telah resmi dicopot dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI. Lalu apa alasan pria yang akrab disapa Halma itu dipecat?
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, saat ditemui di Kantor Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Rabu (27/2/2013) sore, mengungkapkan bahwa alasan dirinya memecat Halim adalah untuk menyelamatkan Indonesia dari sanksi FIFA.
"Kita ingin selamatkan indonesia. Anda sudah tahulah alasannya, Indonesia harus kita selamatkan!" jawab Djohar saat ditanya wartawan.
Sebelumnya, PSSI resmi memecat Halim Mahfudz setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) yang dihadiri oleh enam anggotanya, yakni La Nyalla Matalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Toni Apriliani. Selain mereka, dua anggota Exco lainnya yang hadir adalah Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dan Mawardi Nurdin.
Sementara, anggota Exco yang tidak hadir dalam rapat ini adalah wakil ketua umum Farid Rahman, anggota Sihar Sitorus, Tuti Dau, Widodo Santoso dan Bob Hippy.
Terkait anggota Exco yang absen tersebut Djohar pun menegaskan bahwa ketidakhadiran mereka tidak bisa membatalkan hasil rapat yang telah diputuskan oleh enam anggota yang hadir.
Menurut Djohar, hal itu cepat diputusakan karena PSSI telah dikejar tengat waktu yang diberikan FIFA untuk menyelesaikan konflik sepak bola Indonesia hingga 20 Maret 2013.
"Kita memaklumi (anggota Exco yang tidak hadir). Yang penting indonesia selamat sebelum 20 Maret. Selesaikan masalah sebelum 20 maret," kata Djohar tegas.
"Semuanya diundang (rapat). tetapi ada yang umrah, ada yang diluar kota. Sementara waktu tidak memungkinkan karena kita harus Kongres tanggal 17 Maret,
Inilah Alasan Djohar Pecat Halim Mahfudz.
Halim Mahfudz telah resmi dicopot dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI. Lalu apa alasan pria yang akrab disapa Halma itu dipecat?
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, saat ditemui di Kantor Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Rabu (27/2/2013) sore, mengungkapkan bahwa alasan dirinya memecat Halim adalah untuk menyelamatkan Indonesia dari sanksi FIFA.
"Kita ingin selamatkan indonesia. Anda sudah tahulah alasannya, Indonesia harus kita selamatkan!" jawab Djohar saat ditanya wartawan.
Sebelumnya, PSSI resmi memecat Halim Mahfudz setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) yang dihadiri oleh enam anggotanya, yakni La Nyalla Matalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Toni Apriliani. Selain mereka, dua anggota Exco lainnya yang hadir adalah Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dan Mawardi Nurdin.
Sementara, anggota Exco yang tidak hadir dalam rapat ini adalah wakil ketua umum Farid Rahman, anggota Sihar Sitorus, Tuti Dau, Widodo Santoso dan Bob Hippy.
Terkait anggota Exco yang absen tersebut Djohar pun menegaskan bahwa ketidakhadiran mereka tidak bisa membatalkan hasil rapat yang telah diputuskan oleh enam anggota yang hadir.
Menurut Djohar, hal itu cepat diputusakan karena PSSI telah dikejar tengat waktu yang diberikan FIFA untuk menyelesaikan konflik sepak bola Indonesia hingga 20 Maret 2013.
"Kita memaklumi (anggota Exco yang tidak hadir). Yang penting indonesia selamat sebelum 20 Maret. Selesaikan masalah sebelum 20 maret," kata Djohar tegas.
"Semuanya diundang (rapat). tetapi ada yang umrah, ada yang diluar kota. Sementara waktu tidak memungkinkan karena kita harus Kongres tanggal 17 Maret,
Halim Mahfudz telah resmi dicopot dari jabatannya sebagai Sekjen PSSI. Lalu apa alasan pria yang akrab disapa Halma itu dipecat?
Ketua Umum PSSI Djohar Arifin, saat ditemui di Kantor Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Rabu (27/2/2013) sore, mengungkapkan bahwa alasan dirinya memecat Halim adalah untuk menyelamatkan Indonesia dari sanksi FIFA.
"Kita ingin selamatkan indonesia. Anda sudah tahulah alasannya, Indonesia harus kita selamatkan!" jawab Djohar saat ditanya wartawan.
Sebelumnya, PSSI resmi memecat Halim Mahfudz setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) yang dihadiri oleh enam anggotanya, yakni La Nyalla Matalitti, Roberto Rouw, Erwin Dwi Budiawan, dan Toni Apriliani. Selain mereka, dua anggota Exco lainnya yang hadir adalah Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin dan Mawardi Nurdin.
Sementara, anggota Exco yang tidak hadir dalam rapat ini adalah wakil ketua umum Farid Rahman, anggota Sihar Sitorus, Tuti Dau, Widodo Santoso dan Bob Hippy.
Terkait anggota Exco yang absen tersebut Djohar pun menegaskan bahwa ketidakhadiran mereka tidak bisa membatalkan hasil rapat yang telah diputuskan oleh enam anggota yang hadir.
Menurut Djohar, hal itu cepat diputusakan karena PSSI telah dikejar tengat waktu yang diberikan FIFA untuk menyelesaikan konflik sepak bola Indonesia hingga 20 Maret 2013.
"Kita memaklumi (anggota Exco yang tidak hadir). Yang penting indonesia selamat sebelum 20 Maret. Selesaikan masalah sebelum 20 maret," kata Djohar tegas.
"Semuanya diundang (rapat). tetapi ada yang umrah, ada yang diluar kota. Sementara waktu tidak memungkinkan karena kita harus Kongres tanggal 17 Maret,
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: