Jika Keram Saat Olahraga, Bisa Jadi Anda Dehidrasi

Pernahkah Anda merasa keram saat melakukan olahraga atau aktivitas? Jika pernah, kemungkinan karena Anda tidak pemanasan. Tetapi bisa disebabkan karena dehidrasi. Menurut dr. Michael Triangto, SpKO selaku Koordinator Klinik Kedokteran Olahraga PB PBSI, salah satu tanda dehidrasi adalah keram. Hal ini dikarenakan tubuh kekurangan cairan, sehingga sel-sel tidak dapat berkoordinasi dengan baik dan akhirnya dapat menimbulkan gangguan keseimbangan dan gangguan elektrolit (mengatur kontraksi otot). Akibatnya kontraksi tidak sinkron dan menyebabkan kram. Jika kita tak ingin keram ketika berolahraga, sebaiknya melakukan pemanasan terlebih dahulu, sekitar 10 - 15 menit. Dan perbaiki proses re-hidrasi (penambahan cairan kembali) dengan baik. Cairan di sini bukan hanya cairan yang mengandung mineral (air mineral) saja. Melainkan cairan yang mengandung elektrolit dan karbohidrat, seperti minuman ber-ion atau air kelapa. "Setiap 20 atau 30 menit melakukan aktivitas, kita harus minum sesuatu. Minum tak hanya air mineral, tapi ada kandungan karbohidrat dan elektrolit, jangan minum air mineral saja, karena tidak bisa diserap dan membuat kembung," ujar dokter di RS Mitra Kemayoran kepada Tribunnews. Michael menyarankan untuk minum minuman ber-ion atau minuman yang sedikit manis, meskipun harus diminum secara wajar, tidak berlebihan. Hal ini untuk menambah cairan di dalam tubuh, karena cairan yang sebelumnya telah dikeluarkan melalui tenaga dan keringat. "Cara mengecek cukup cairan itu jika urine kita tidak berwarna, semakin warna urine gelap, semakin kurang minum, begitu juga sebaliknya," tambahnya.

0 komentar: