Soekirman: Membangun Dari Belakang
Calon Wakil Gubenur Sumut nomor urut 1, Soekirman mengatakan jika saja pasangannya terpilih sebagai pemenang, konsep pembangunan yang akan dilakukan adalah membangun dari belakang.
"Pembangunan dimulai dari yang paling marjinal. Memulai pembangunan dari belakang," ujarnya dalam Dialog Tentang Pemilukada Gubernur/Wakil Gubernur Sumut 2013 yang diselenggarakan GMNI di Hotel Dharma Deli, Medan, Sabtu (16/2/2013).
Dimana menurutnya sekitar 2000 berkas perkara tentang kepala daerah di Indonesia belum di proses. Yang disimpulkan, bahwa kualitas kepemimpinan 479 orang yang dipilih rakyat langsung masih mempunyai Pekerjaan Rumah.
"Masyarakat juga masih bersifat kapitalis, yang hanya mengutamakan wanipiro," ujarnya Calon Wakil Gubernur yang berpasangan dengan Gus Irawan ini.
Inti visi dan misi yang akan diusungnya adalah, Sumut Sejahtera. Dan langkahnya adalah bagaimana mewujudkan Sumut Sejahtera itu.
Dan menurutnya, dalam Peraturan Pemerintah, ada sekitar 29 nomor skala prioritas pembangunan daerah. "Sebetulnya PP itu saja dilaksanakan dengan baik dan benar, sudah bisa," ujarnya.
Dimana, kondisi Sumut saat ini semakin lemah dibandingkan daerah lain. Jangankan dibidang yang besar, dibidang olahraga saja menurutnya, Sumut tertinggal. "Rasanya tidak pantas daerah dengan penghasilan besar, namun tidak mendapat sentuhan," ujarnya.
Kemudian, banyaknya bencana terutama banjir. Hal itu terjadi menurutnya, karena norma infrastruktur masih belum dipatuhi. "Disini seperti tidak ada negara, seperti tidak ada pemerintah. Dimana pembangunan property terjadi dimana-mana, tapi tidak ada pembangunan saluran drainase," ujarnya.
sumber: tribun medan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: