PFCBILAL- Rangkaian Pemilukada Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara memasuki babak-babak akhir. Pada Jumat (1/3/2013) malam Komisi Pemilihan Umum Sumatera Utara menggelar Debat Kandidat. Lima pasangan calon Gubernur beradu visi misi yang disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional dengan panelis Ekonom Ichsanuddin Noorsy dan Prof Subhilhar.
Jalannya debat kandidat berlangsung hangat. Karena setiap kandidat membawa para pendukung yang mewarnai atmosfer debat kandidat lewat adu yel-yel.
Dalam debat kandidat tadi malam, pasangan GanTeng banyak menjelaskan tentang kebijakan percepatan pelayanan publik. Layanan penting seperti e-KTP, dan akte kelahiran misalnya harus dilaksanakan dengan lebih cepat dan gratis.
"Layanan publik seperti KTP dan akte kelahiran harus lebih cepat. Pemerintah Provinsi jelas akan melaksanakan fungsi koordinasinya kepada Pemerintah Kabupaten/kota" kata Gatot Pujo Nugroho.
Sementara Tengku Erry Nuradi,membeberkan pengalamannya mengelola pelayanan publik di Serdangbedagai.
Menurut Tengku Erry, jika terpilih maka mereka akan mengadopsi kebijakan layanan publik yang cepat di kabupatennya.
"Kita akan pangkas birokrasi pelayanan publik lewat layanan satu atap,"beber Tengku Erry.
Beberapa program GanTeng memang memprioritaskan percepatan layanan publik ini. Seperti pelayanan terpadu hingga ke kecamatan, akte kelahiran gratis, merevitalisasi posyandu, hingga mempermudah akses berobat gratis warga miskin cukup dengan membawa KTP.
(TribunMedan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: