PFCBILAL-Bek muda Arsenal, Carl Jenkinson, mengakui inkonsistensi performa menjadi biang dari rentetan hasil minor Arsenal musim ini. Termutakhir, kekalahan 1-2 dari Tottenham Hotspur pada laga derby, Minggu (3/3), membuat The Gunners berjarak lima poin dari zona Liga Champions.
Kubu Emirates sepatutnya waspada. Bukan tak mungkin, Arsenal gagal bermain di kompetisi tertinggi Eropa musim mendatang andai tak memperbaiki diri.
"Kami sesungguhnya memiliki potensi. Ketika kami memaksimalkannya, tim lain akan kesulitan untuk mengejar kami. Namun, inkonsistensi membuyarkan semuanya," ungkap pemain berusia 21 tahun lewat situs resmi Arsenal.
Jenkinson meyakini timnya sudah bermain baik kala melawat ke White Hart Lane. Hanya saja, karena kurang memaksimalkan peluang dan waktu yang ada, mereka akhirnya kalah.
"Kami mengalahkan mereka di kandang, tapi kalah saat tandang. Hal yang sangat menyakitkan melihat kami pulang dengan tangan hampa," keluh pemain bertubuh jangkung tersebut.
"Aku kehabisan kata-kata. Jujur, aku tahu pentingnya derby. Sejarah mencatat kami kami selalu berada di atas mereka (Tottenham). Namun, kemarin segalanya berbeda," tambah Jenkinson.
Kendati begitu, secercah harapan positif terus dipegang teguh Jenkinson. "Aku sama sekali tidak ragu kami akan kembali bisa konsisten. Kami harus percaya pada kemampuan kami untuk menyelesaikan musim ini dengan permainan yang baik," tandasnya.
(duniasoccer)
PFCBILAL-Bek muda Arsenal, Carl Jenkinson, mengakui inkonsistensi performa menjadi biang dari rentetan hasil minor Arsenal musim ini. Termutakhir, kekalahan 1-2 dari Tottenham Hotspur pada laga derby, Minggu (3/3), membuat The Gunners berjarak lima poin dari zona Liga Champions.
Kubu Emirates sepatutnya waspada. Bukan tak mungkin, Arsenal gagal bermain di kompetisi tertinggi Eropa musim mendatang andai tak memperbaiki diri.
"Kami sesungguhnya memiliki potensi. Ketika kami memaksimalkannya, tim lain akan kesulitan untuk mengejar kami. Namun, inkonsistensi membuyarkan semuanya," ungkap pemain berusia 21 tahun lewat situs resmi Arsenal.
Jenkinson meyakini timnya sudah bermain baik kala melawat ke White Hart Lane. Hanya saja, karena kurang memaksimalkan peluang dan waktu yang ada, mereka akhirnya kalah.
"Kami mengalahkan mereka di kandang, tapi kalah saat tandang. Hal yang sangat menyakitkan melihat kami pulang dengan tangan hampa," keluh pemain bertubuh jangkung tersebut.
"Aku kehabisan kata-kata. Jujur, aku tahu pentingnya derby. Sejarah mencatat kami kami selalu berada di atas mereka (Tottenham). Namun, kemarin segalanya berbeda," tambah Jenkinson.
Kendati begitu, secercah harapan positif terus dipegang teguh Jenkinson. "Aku sama sekali tidak ragu kami akan kembali bisa konsisten. Kami harus percaya pada kemampuan kami untuk menyelesaikan musim ini dengan permainan yang baik," tandasnya.
(duniasoccer)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: