Mardianto Bantah Kebobolan Terbanyak PSMS LI Karena Dua Kipernya

PFCBILAL-Empat laga bergulir dengan konversi masing-masing dua penampilan dua pemain di bawah mistar. Herman Batak punya lakon saat bersua PS Bengkulu dan PS Bangka. Di luar dugaan, kiper plontos yang disebut-sebut sebagai penjaga gawang utama itu begitu cepat terpinggirkan. Adalah Zulham Syahputra yang mengawal gawang Ayam Kinantan saat sua PSAP Sigli dan Persih Tembilahan. Bila ditilik dari statistik kebobolan, keduanya boleh dikata buruk. Herman Batak menjumput bola sebanyak lima kali, sedangkan Zulham tiga kali. Tak pernah clean sheet. Namun, pelatih kiper Mardianto memapas bila biang keladi kebobolan ditujukan pada kedua anak asuhnya. "Saya nggak bisa berkomentar soal teknis dulu. Evaluasi baru bisa saya sampaikan hingga putaran pertama berakhir. Kebobolan total delapan gol di empat pertandingan bukan semata kesalahan mereka. Ada banyak faktor yang harus dilihat selain faktor teknis," kata eks pelatih kiper Tim PON Sumut ini saat berbincang dengan Tribun lewat telepon selular, Minggu (10/3/2013). "Soal rotasi, ini adalah kewajaran di tim manapun. Ada aspek-aspek yang harus dipertimbangkan seperti performa dan kesiapan mental. Saya nggak mau membanding-bandingkan antara Herman dengan Zulham. Satu yang pasti, bahwa saya tidak menganut paham adanya kiper inti. Peran itu hanya diberikan kepada pemain yang performanya konsisten, siap fisik dan mental. Itu dulu yang bisa saya komentari," tandas pelatih tambun ini. (tribunmedan)

0 komentar: