Survei Puskaptis-Indomatrik: Pilkada Sumut Berlangsung Ketat

PFCBILAL- Pasangan calon gubernur Sumatera Utara (Sumut) Gatot Pujo Nugroho-Tengku Erry Nuradi memperoleh elektabilitas tertinggi yakni 33,49 persen. Sedangkan responden yang belum menentukan pilihannya mencapai 12,98 persen. Demikian hasil survei ketiga yang dilakukan oleh lembaga survei Puskaptis dan Indomatrik. “Para responden menganggap Pak Gatot-Tengku memiliki kinerja bagus dan mampu menciptakan lapangan kerja.,” sebut Direktur Puskaptis Husin Yazid dalam siaran persnya yang diterima tribun, Jumat (1/3/2013). Husin menjelaskan, setelah Gatot yang meraih nilai tertinggi, urutan selanjutnya direbut oleh pasangan Gus Irawan Pasaribu- Soekirman (26,48 persen), Amri-Rustam Effendi Nainggolah (11,85 persen), Chairuman Harahap-Fadly Nurzal (7,80 persen), dan Effendi MS Simbolon-Djumiran (7,40 persen). Husin menambahkan, persaingan di Pilkada Sumut bakal berlangsung seru. “Gus Irawan unggul di enam wilayah yakni Asahan, Karo, Labuhan Selatan, Langkat, Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah. Sedangkan Amri unggul di Nias Utara. Selebihnya 26 kabupaten/kota dikuasai oleh Gatot,” jelas Husin panjang lebar. Berbeda dangan Pilkada di Jawa Barat yang pemilih cenderung homogen, maka pemilih di Sumut cenderung heterogen yang beragam etnik, budaya dan agama. Direktur Puskaptis mengingatkan, inilah uniknya Pilkada Sumut yang pemilih tidak begitu mempersoalkan masalah perbedaan agama atau etnik. Disebutkannya, jika pemilih yang belum menentukan pilihan memberikan suara pada 7 Maret mendatang, maka bisa saja Pilkada Sumut berpotensi 1 putaran dengan perolehan suara 30 persen plus 1. “Penampilan figur lebih menentukan calon yang akan dipilih oleh pemilih. Selanjutnya aktifnya mesin partai politik bekerja,” ingatnya. Survei yang dilakukan sejak 24-28 Februari lalu diadakan di 33 kabupaten/kota dengan 1.250 responden, margin error 2,8 persen dengan teknik multistage random sampling. Survei juga dilakukan dengan sistem tatap muka. (TRIBUNMEDAN.COM)

0 komentar: