Hasil laga tandang Juventus di Serie-A musim ini cukup memuaskan. Hingga pekan ke-26, perolehan poin mereka di kandang lawan, lebih bagus ketimbang tim-tim besar seperti AC Milan, Inter Milan, Napoli, dan AS Roma.
Dari 12 laga away yang sudah dilakoni, I Bianconeri meraup 26 poin. Hasil dari enam kali menang, dua kali imbang dan duakali kalah. Produktivitas mereka pun tinggi yakni melesakkan 23 gol dan hanya kemasukan sembilan gol. Klub asuhan Antonio Conte itu tercatat sebagai tim tersubur dan terminim kebobolan di kandang lawan.
Meski begitu, bukan berarti catatan laga tandang yang ditunjukkan Gianluigi Buffon cs layak disebut sempurna. Masih ada cacat yang harus segera dibenahi. Terutama dalam hal konsistensi permainan. Dari empat kekalahan yang diderita musim ini, dua di antaranya terjadi ketika melakoni laga tandang saat melawan tim-tim besar yang berambisi menyodok papan atas yakni Milan dan Roma.
Pada giornata ke-14, Mirko Vucinic cs keok 0-1 dari Milan di San Siro. Kemudian, pada giornat a 24, giliran Roma yang mampu memberikan noda bagi Juventus setelah menang 1-0 di Olimpico. “Melawan Roma, kami tidak bermain seperti halnya sebuah tim,” rutuk Conte.
Apa pun alasannya, hal inilah yang harus diperhatikan Conte jelang lawatannya ke kandang Napoli. I Bianconeri harus melakukan perhitungan yang cermat ketika bermain di San Paolo.
Ingat, belajar dari kekalahan kontra Milan dan Roma, motivasi Napoli bisa berlipat. Mereka memiliki peluang besar mengudeta posisi I Bianconeri. Tim besutan Walter Mazzarri itu berambisi menjuarai Serie-A musim ini. Syarat terdekat adalah mengalahkan I Bianconeri.
Terlebih, Napoli memiliki rekor cemerlang saat melakoni laga kandang. Hasil itu berlaku ketika menjamu tim-tim besar. Pada paruh pertama, mereka mengalahkan Lazio 3-0 (26/09/12) dan Roma ditekuk 4-1 (06/01).
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: