PFCBILAL-Sejumlah terobosan dilakukan manajemen PSMS versi Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS). Salah satunya menggaet perusahaan apparel asal Jakarta, Cilo Sport. Nantinya Cilo yang akan menyediakan kebutuhan tim untuk bertanding dan latihan.
CEO PSMS LPIS, Wimvi Tri Hadi mengatakan kesepakatan telah terjalin dengan Cilo untuk mensponsori PSMS selama semusim di Divisi Utama LPIS 2013 ini. "Sudah tanda tangan kontrak dengan Cilo. Jadi mulai musim ini kita gunakan Cilo. Jadi semua kebutuhan apprel disediakan gratis," beber pria yang juga menjabat Direktur Marketing Cilo Sport regional Sumut-Aceh itu di Medan, Jumat (29/3/2013).
Bahkan jika ditotalkan produk-produk yang akan digelontorkan Cilo nantinya akan berjumlah lebih dari satu Milyar. "Mungkin sekitar 1,5 M. Bahkan bakalan bisa bertambah jika prestasi kita bagus nantinya. Selain kebutuhan latihan juga jaket tas dan lainnya," jelasnya.
Kerjasama Cilo ini juga akan menguntungkan PSMS. Selain penyediaan kebutuhan secara cuma-cuma, PSMS juga akan mendapat keuntungan dari penjualan merchandise ke publik.
"Jadi untuk setiap penjualan merchandise akan memberi keuntungan 25 persen. 20 persen ke klub sedangkan 5 persen ke pemain. Catatannya pemain bisa menjual jersey dengan nama dan nomor punggungnya. Misalnya. Jersey Saktiawan Sinaga laku 1000 kaos maka mereka akan mendapat keuntungan 5 persen dari penjualan," jelasnya.
Menurutnya itu merupakan salah satu upaya pemasukan klub seperti yang dilakukan klub-klub Eropa. "Ini upaya kita membangun sepakbola industri. Seperti klub-klub luar juga," bebernya.
Sejatinya, perlengkapan dari Cilo itu sudah digunakan pada latihan sepekan ini. Namun ada kendala menyoal kerjasama dengan perusahaan apparel sebelumnya. Adalah Kagaya Sport yang merupakan apparel lokal asal Medan.
Pembatalan kontrak kerjasama itu kabarnya membuat Kagaya menuntut PSMS dengan ganti rugi. Hal itu yang sepertinya belum dituntaskan. "Sebenarnya sudah bisa. Tapi ada sedikit yang harus kita luruskan sama pihak yang kemarin. Untuk lebih jelasnya silahkan tanya Ketua Umum, Benny Sihotang," katanya.
Sebelumnya dalam kerjasama dengan Kagaya PSMS tidak mendapatkan jersey secara gratis melainkan harus membayar dengan kesepakatan tertulis di kontrak.
Pemain sendiri menyambut baik adanya perusahaan apparel baru yang bisa memberikan keuntungan. "Bagus sekali jika dari penjualan merchandise pemain bisa dapat keuntungan. Ini baru menguntungkan buat klub," ujar Donny Siregar.
(tribunmedan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: