PSMS Medan Disubsidi PT LI 50 Juta per Bulan
Media Officer (MO) PSMS Medan versi PT LI, Abdi Juniater Panjaitan mengatakan manajemen akan menggelar rapat evaluasi jelang keberangkatan ke Aceh. Seyogianya, rapat dilakukan kemarin. Hanya saja, komponen manajemen tidak seluruhnya hadir dan rapat internal pun batal.
Bagaimana dengan kesiapan pendanaan menuju laga tandang perdana? Bagaimana pula dengan persoalan tutupnya katering?. "Ini yang mau kami bahas dalam rapat itu nantinya. Kalau pertandingan melawan PSAP Sigli, kami (manajemen) pastikan tetap bisa dilangsungkan. Hanya saja ada prioritas yang harus kami bahas, seperti berapa pemain yang pergi, berapa total dana yang dibutuhkan, termasuk berangkat lewat jalur udara atau darat. Soal tutupnya katering juga akan kita bahas di rapat itu, jadi belum bisa komentar detail," kata pria berkacamata ini kepada www.tribunmedan.com, Jumat (15/2/2013).
" Koordinasi kami dengan ketua umum dananya sudah ada. Tapi kan kami perlu juga menghitung bujet keseluruhan. Supaya ada penyesuaian antara pemasukan dengan pengeluaran. Bantuan dari PT LI turun setiap bulannya Rp 50 juta, tidak bisa mengharapkan dana itu saja untuk satu pertandingan," bebernya.
Bagaimana merespons kekalahan tim? "Secara hasil sangat kecewa. Tapi ini pembelajaran serius kepada semua pihak yang ada di PSMS ini. Kami akan bekerja lebih baik lagi," tandasnya.
"Nama PSMS adalah marwah bagi kami. Sangat mustahil kami mempermalukan kebesaran klub. Kekalahan ini bukan karena pemain setengah hati bermain. Sebab tim sudah berjuang maksimal," timpal Suimin Diharja.
sumber: tribun medan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: