PFCBILAL- Tepat empat hari sisa masa persiapan jelang duel kandang menghadapi Persih Tembilahan, Sabtu (9/3/2013). Namun, kesiapan non teknis masih sumir alias mentah. Kekonyolan demi kekonyolan kembali ditunjukkan manajemen dan kepengurusan PSMS Medan versi PT Liga Indonesia (LI) pimpinan Indra Sakti Harahap.
Betapa tidak, beberapa hal-hal pokok tak mampu dirampungkan. Tiket pertandingan belum juga dicetak. Fatalnya lagi, izin keamanan dari Kepolisian Resort Deliserdang dan Kepolisan Daerah Sumatera Utara (Poldasu), termasuk izin penggunaan lapangan Stadion Baharoeddin Siregar, Lubukpakam, Deliserdang belum diurus.
Sekretaris Panitia Pelaksana (Panpel), Sumardi mengatakan tersendatnya pengurusan izin gelaran pertandingan ditengarai ketiadaan dana. Sebelumnya, Sumardi menyebutkan urusan tersebut sudah dibereskan pada Senin (4/3/2013) lalu, sesuai dengan koordinasi dengan ketua umum Indra Sakti Harahap. Namun, hingga hari itu uang yang dibutuhkan tak juga tersedia.
"Sampai hari ini tiket belum juga dicetak. Kalau izin keamanan, saya sudah komunikasi dengan polres Deliserdang dan paling lambat Rabu 6 Maret sudah masuk pengajuannya. Ke Poldasu belum ada saya kontak. Dibutuhkan dana Rp 5 juta untuk penurunan 50 personil aparat menjaga kemanan," kata Sumardi saat berbincang di pelataran Mes Kebun Bunga, Selasa (5/3/2013).
"Izin lapangan juga belum ada, butuh uang Rp 15 juta. Saya sudah koordinasi sama pak ketum, tapi uangnya belum turun. Diupayakan hari ini kata beliau," ucapnya.
(TribunMedan)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: