Golput Haram, Silahkan Pilih Sesuai Hati Nurani

Dosen IAIN Sumut, Maslatif Dwipurnomo, mengatakan masyarakat Sumatera Utara akan rugi bila tidak menggunakan haknya pada Pemilukada 7 Maret mendatang. Kerugian tersebut bisa secara ekonomi dan secara sosial. Kerugian secara ekonomi mengakibatkan APBD Sumut akan kembali terkuras untuk meyelenggarakan Pemilukada bila masyarakat memutuskan untuk golput. "Bila masyarakat tidak datang ke TPS untuk memilih, maka sia-sialah dana yang digelontorkan untuk membiaya Pemilukada yang mencapai ratusan miliar rupiah," ujarnya pada diskusi politik deklarasi anti golput yang digelar oleh Dewan Mahasiswa IAIN Sumut di aula pusat bahasa dan budaya, Rabu (6/1/2013). Menurut dosen Fakultas Bahasa ini, uang yang digunakan untuk membiaya Pemilukada akan terbuang sia-sia tanpa menghasilkan seorang pemimpin. "Coba bayangkan bila uang itu kita belikan buku di Gramedia, mungkin kampus kita ini bisa menjadi lautan buku," ujarnya. Menurutnya, terlepas dari sisi positif dan negatif yang dimiliki setiap calon, masyarakat wajib mengapresiasi para kandidat tersebut karena bila tidak ada yang maju sebagai kandidat Gubernur, maka bubarlah negara ini. Lanjutnya, untuk meminimalisir kesalahan-kesalahan yang dibuat Gubernur terpilih nantinya, masyarakat harus mengontrol segala kebijakan-kebijakan yang dilakukan agar pemerintahan berjalan dengan baik. "Fungsi kita masyarakat ya harus menjalankan kontrol sosial," ujarnya.

0 komentar: