PFCBILAL-Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu menyampaikan bahwa di lima taman kota secara bertahap akan kita sediakan fasilitas WiFi dan setiap taman akan dipasang minimal 7 hotspot.
“Pemasangan ini (WiFi) ini akan kita mulai dari taman Lapangan Merdeka,” katanya di taman Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (27/2) sore.
Menurut Zulkifli, taman kota yang dilengkapi WiFi bisa menjadi ruang kreatif publik khususnya bagi para pelajar untuk mengasah IT (information technology). Jaringan internet yang akan dipasang di lima taman kota ini bisa diakses secara gratis oleh setiap warga.
Namun, sebelum fasilitas WiFi ini dipasang maka kondisi lima taman tersebut harus terlebih dahulu ‘Berhias’ atau Bersih, Hijau, Sehat, dan Sejahtera. Dengan demikian masyarakat akan lebih nyaman berada di taman-taman tersebut.
“Sesuai perintah bapak Wali Kota, lima taman di Medan yakni Lapangan Merdeka, Teladan, Ahmad Yani, Beringin, dan Gajah Mada harus dibenahi secara total agar benar-benar ‘Berhias’. Setelah itu secara bertahap akan kita lengkapi dengan fasilitas WiFi gratis,” ujar Zulkifli.
Dalam program ‘Berhias’ ini, lanjut mantan Kepala Dinas Kominfo Kota Medan ini, setiap taman kota terus dijaga keindahannya dengan melakukan penataan tanaman dan menjaga keanekaragaman bunga dan tanaman harus terjaga serta sesuai estetika taman yang dibentuk.
Selanjutnya adalah secara terus menerus menjaga kebersihan dengan menyerbarkan tong sampah organic dan non organik ke taman-taman kota. Bahkan, bila perlu menyediakan tempat pembuangan sementara (TPS) sampah yang sudah dipilah dari sampah organik dan non organik sehingga mobil sampah lebih mudah mengangkut.
“Di lima taman ini kita juga akan menyediakan lebih banyak fasilitas penerangan dan fasilitas olahraga nantinya, bahkan taman-taman kota yang belum memiliki fasilitas olahraga akan segera diadakan, seperti di taman Beringin akan segera diadakan,” jelas Zulkifli.
Sejalan dengan program ini, kata Zulkifli, Wali Kota Medan juga terus menghimbau masyarakat agar ikut bersama-sama menjaga dan memelihara semua fasilitas taman serta membiasakan budaya bersih.
“Yang lebih penting adalah flora dan fauna yang sudah ada tetap dipelihara, tidak sembarangan memetik bunga,” ujarnya.
Selain melakukan program ‘Berhias’ pada lima taman tersebut, tambah Zulkifli, pihaknya juga akan menata tiga hutan kota yang ada di Kota Medan, yakni Beringin Sudirman, Cadika, dan kebun Binatang. Jenis pohon dan tanaman akan diperbanyak dengan tanaman pelindung dan penyeduh.
“Dalam penataan hutan kota kita akan lebih memilih mengunakan tanaman pelindung dan penyeduh. Tanaman pelindung adalah tanaman yang tidak menghasilkan buah sedangkan tanaman penyeduh adalah tanaman yang menghasilkan buah. Kedua jenis tanaman ini lebih cocok dibuat di hutan kota,” pungkasnya.
(CeritaMedan.com)
PFCBILAL-Kepala Dinas Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu menyampaikan bahwa di lima taman kota secara bertahap akan kita sediakan fasilitas WiFi dan setiap taman akan dipasang minimal 7 hotspot.
“Pemasangan ini (WiFi) ini akan kita mulai dari taman Lapangan Merdeka,” katanya di taman Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (27/2) sore.
Menurut Zulkifli, taman kota yang dilengkapi WiFi bisa menjadi ruang kreatif publik khususnya bagi para pelajar untuk mengasah IT (information technology). Jaringan internet yang akan dipasang di lima taman kota ini bisa diakses secara gratis oleh setiap warga.
Namun, sebelum fasilitas WiFi ini dipasang maka kondisi lima taman tersebut harus terlebih dahulu ‘Berhias’ atau Bersih, Hijau, Sehat, dan Sejahtera. Dengan demikian masyarakat akan lebih nyaman berada di taman-taman tersebut.
“Sesuai perintah bapak Wali Kota, lima taman di Medan yakni Lapangan Merdeka, Teladan, Ahmad Yani, Beringin, dan Gajah Mada harus dibenahi secara total agar benar-benar ‘Berhias’. Setelah itu secara bertahap akan kita lengkapi dengan fasilitas WiFi gratis,” ujar Zulkifli.
Dalam program ‘Berhias’ ini, lanjut mantan Kepala Dinas Kominfo Kota Medan ini, setiap taman kota terus dijaga keindahannya dengan melakukan penataan tanaman dan menjaga keanekaragaman bunga dan tanaman harus terjaga serta sesuai estetika taman yang dibentuk.
Selanjutnya adalah secara terus menerus menjaga kebersihan dengan menyerbarkan tong sampah organic dan non organik ke taman-taman kota. Bahkan, bila perlu menyediakan tempat pembuangan sementara (TPS) sampah yang sudah dipilah dari sampah organik dan non organik sehingga mobil sampah lebih mudah mengangkut.
“Di lima taman ini kita juga akan menyediakan lebih banyak fasilitas penerangan dan fasilitas olahraga nantinya, bahkan taman-taman kota yang belum memiliki fasilitas olahraga akan segera diadakan, seperti di taman Beringin akan segera diadakan,” jelas Zulkifli.
Sejalan dengan program ini, kata Zulkifli, Wali Kota Medan juga terus menghimbau masyarakat agar ikut bersama-sama menjaga dan memelihara semua fasilitas taman serta membiasakan budaya bersih.
“Yang lebih penting adalah flora dan fauna yang sudah ada tetap dipelihara, tidak sembarangan memetik bunga,” ujarnya.
Selain melakukan program ‘Berhias’ pada lima taman tersebut, tambah Zulkifli, pihaknya juga akan menata tiga hutan kota yang ada di Kota Medan, yakni Beringin Sudirman, Cadika, dan kebun Binatang. Jenis pohon dan tanaman akan diperbanyak dengan tanaman pelindung dan penyeduh.
“Dalam penataan hutan kota kita akan lebih memilih mengunakan tanaman pelindung dan penyeduh. Tanaman pelindung adalah tanaman yang tidak menghasilkan buah sedangkan tanaman penyeduh adalah tanaman yang menghasilkan buah. Kedua jenis tanaman ini lebih cocok dibuat di hutan kota,” pungkasnya.
(CeritaMedan.com)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar: