Tampilkan postingan dengan label Berita PSMS. Tampilkan semua postingan
PFCBILAL- Ketua Pengcab PSSI Medan, Yohana Pardede, meninggal dunia di RS Herna Medan, Senin, akibat serangan jantung dan penyakit lainnya. Menurut mantan manajer tim PSMS Medan, Drs Benny Tomasoa, yang ditemui saat takziah
di rumah duka, meninggalnya putri sulung mantan Gubsu Rudolf Pardede itu mengejutkan persepakbolaan Sumatera Utara.
Mendiang yang juga Ketua DPC Gerindra Medan meninggal karena serangan jantung dan beberapa penyakit lainnya, seperti stroke. Pihak keluarga telah berusaha mengatasi sakit yang diderita Yohana dengan membawanya ke rumah sakit.
Terakhir, Yohana opname di RS Herna Medan hingga mengembuskan nafas terakhirnya.
“Pihak keluarga telah berupaya menyelamatkannya, tapi Tuhan berkehendak lain. Akhirnya mantan manajer tim PSMS IPL itu meninggalkan kita,” tambah Benny, mantan pengurus gawang Ayam Kinantan ini di rumah duka, Jl Panglima Nyak Makam Medan.
Terlihat hadir di rumah duka di antaranya Ketua Umum PSMS LPIS Benny Sihotang bersama unsur pengurus lainnya, seperti Julius Raja SE, H Iswanda Nanda Ramli, kalangan pengurus sepakbola lainnya maupun mantan pemain PSMS, Pardedetex, dan Harimau Tapanuli. Turut hadir kalangan politikus, pejabat serta militer.
Terpisah, Julius Raja mengaku kabar meninggalnya Yohana sangat mengejutkannya. Padahal, wakil Yohana saat menjadi manajer tim PSMS IPL itu dalam kondisi sehat-sehat saja.
“Ya, kita kehilangan seorang sosok yang gila dan peduli bola. Walau seorang wanita, hobinya di sepakbola yang turun dari opung dan ayahandanya tidak menghalanginya untuk menggeluti cabang olahraga terpopuler di Indonesia ini,” ungkap Raja.
Menurut rencana, jenazah akan dimakamkan di Kompleks Pardede, Jl Binjai Medan, Rabu nanti.
sumber : waspada.co.id read more
PFCBILAL-Mantan Manajer Tim PSMS Medan, Drs Benny Tomasoa, menyambut baik duet Ketua DPRD Medan Drs H Amiruddin dan Dandim 0201/BS Medan Letkol Inf Hendriyadi memimpin PSMS.
Dihubungi Senin di Medan, Benny menilai kedua sosok tersebut mampu membawa Ayam Kinantan menjadi lebih baik dan bersatu. Terkait Amiruddin atau Hendriyadi sebagai ketua, Benny menyerahkan kepada kedua nama tersebut.
“Tapi yang jelas pasangan kedua pejabat di Medan itu sangat tepat memimpin klub kebanggaan masyarakat Medan ini, apalagi keduanya belakangan terlihat begitu antusias memberi perhatiannya terhadap sepakbola, khususnya PSMS,” kata Benny.
“Sudah buka rahasia umum lagi saat ini dualism PSMS membuat sepakbola di Medan benar-benar berantakan. Tidak saja prestasi anjlok, tetapi masalah gaji pemain saja tidak teratasi plus kalangan pengurusnya pun cekcok terus,” lanjutnya.
Menurut Benny, PSMS akan maju dan terorganisir kalau ada dua pemimpin dan mempunyai power hingga bisa memperbaiki atau menyatukan PSMS. Karena itu, kedua sosok tadi tergolong tepat dan layak dipilih untuk memperbaiki PSMS.
“Kalau masih orang-orang biasa (lama) yang memimpin, jangan bermimpi hadirnya perbaikan di tubuh PSMS,” ketus Benny lagi.
Menanggapi hal ini, beberapa tokoh sepakbola Medan sependapat dengan Benny yang juga mantan penjaga gawang PSMS itu. Pemrakarsa Penyatuan PSMS, Julius Raja SE, mengaku siapapun yang bersedia menjadi Ketua Umum PSMS dan siap berkorban materi maupun tenaga, akan didukung.
Raja menambahkan beberapa kriteria Ketua Umum PSMS harus mempunyai integritas/komitmen kuat membangun PSMS, punya hubungan sinergi/komunikasi dengan pemerintah dan swasta, mampu menjaring sponsor, punya kemampuan finansial dalam pengelolaan organisasi, dan berpengalaman dalam organisasi olahraga, khususnya sepakbola.
“Kalau Amiruddin maupun Hendriyadi memiliki kelima kriteria itu, kenapa tidak kita sokong?!” tambah Raja juga menyebutkan Drs H Hasrul Azwar MM (DPR RI), Drs H Randiman Tarigan MAP, dan Benny Harahap SH meramaikan bursa balon Ketum PSMS.
sumber: waspada.co.id read more
bundarsatu- Posisi Ketua Umum PSMS ternyata masih begitu "seksi" di mata masyarakat. Setelah sebelumnya kandidat yang diprediksikan muncul berasal dari latar belakang politikus, kini dikabarkan kalangan pengusaha pun ikut meramaikan perebutan kursi ketum tim berjuluka Ayam Kinantan tersebut.
Ketua Tim Penjaringan Ketua Umum PSMS Azam Nasution mengatakan bahwa hari ini dia berada di Jakarta untuk menemui pengusaha yang di maksud. " Ia asli Medan tapi punya bisnis di Jakarta. Ini saya lagi menjelaskan perkembangan PSMS langsung kepada yang bersangkutan. Dia menjadi pengusaha di bidang properti," ujarnya saat dikonformasi dari Medan, Minggu (22/9).
Namun Azam menolak untuk meyebutkan nama pengusaha yang dimaksud. Tapi dia berharap pengusaha tersebut ikut ke dalam bursa pencalonan Ketum PSMS. "Kalau saya pribadi maunya banyak yang mencalonkan diri. Asalkan sesuai dengan kriteria dan syarat yang telah ditetapkan. Semakin banyak kandidatnya maka semakin banyak pula pilihan kita untuk memilih ketua umum yang terbaik," jelasnya.
Namun Azam mengatakan hingga saat ini belum ada calon yang secara resmi telah mendaftar. Pendaftaran sendiri telah dibuka mulai (17/9) lalu hingga (27/9) mendatang. "Memang kalau yang mendaftarkan diri secara sah belum ada. Tapi beberapa calon sudah memberikan kesediannya secara lisan. Sepertia biasa bursa pencalonan itu mulai terlihat di akhir-akhir pendaftaran. Jadi kita tunggu saja beberapa hari ke depan," bebernya.
sumber : tribunnews.com read more
PFCBILAL- Pengurus PSMS LPIS begitu antusias untuk menyatu dengan PSMS PT Liga Indonesia. Namun, kesibukan untuk menyatukan duo PSMS itu melupakan nasib pelatih dan pemain yang belum terbayar gajinya.
Lantas, siapa yang bertanggung jawab soal pembayaran gaji pemain pasca PSMS bersatu? Apa pengurus baru mau menjalankan tanggung jawab tersebut?
Wakil Ketua II PSMS LPIS, Julius Raja mengisyaratkan, kepengurusan baru tidak bertanggung jawab dengan kondisi yang dialami PSMS saat ini. Menurut dia, tidak hanya PSMS, banyak klub-klub lain yang tidak bisa melunasi gaji pemain-pemainnya. Ia pun menunjuk PSSI sebagai sumber permasalahan dengan meniadakan sistem bank garansi.
"Ya, benar ada lima syarat klub profesional. Tapi mari lihat faktanya. Apa cuma PSMS yang terkendala masalah finansial, dan tidak mampu bayar gaji pemain?. Ada banyak klub-klub yang punya masalah serupa. Jadi, nggak ada jalannya PSMS degradasi, enggak ada itu," katanya
Menurutnya, penunggakan gaji pemain tidak sepenuhnya masalah klub. "PSSI juga punya kesalahan besar dengan meniadakan sistem bank garansi yang membantu klub-klub. Jadi jangan klub-klub saja yang kesannya bersalah. Soal kelayakan? PSMS Medan punya infrastruktur yang lebih baik. Coba bandingkan Stadion Teladan dengan Wamena, jauh lebih bagus di Teladan. Saya sudah lihat langsung. Jadi jangan dulu berandai-andai, nggak mungkin PSMS ini degradasi," pungkasnya
sumber : sindonews.com read more
PFCBILAL- Keinginan kubu Indra Sakti untuk membentuk tim PSMS Medan disoroti publik. Eks Ketua Komite Penyatuan PSMS yang saat ini bergabung di kepanitiaan Rapat Anggota Luar Biasa (RALB), Julius Raja mengungkapkan, langkah Indra tidak lazim.
Pasalnya, keputusan Indra tersebut tidak melihat apa yang sudah terjadi sebelumnya. Bahwa, dia membentuk tim, tetapi gaji pemain PSMS belum dituntaskan.
"Tuntaskan dulu, kalau sudah beres, mau membentuk tim, silahkan. Alangkah naifnya gaji pemain belum dibayar, tapi mau membentuk tim. Apakah kepercayaan pemain masih ada untuk kepengurusan seperti itu. Tentunya mereka juga akan berpikir ulang, karena bisa saja muncul lagi
hal yang serupa untuk masa yang akan datang. Kenapa tidak kita buat baru kekuatan dengan figur yang baru? Psms-nya sudah satu kepengurusan satu," ungkapnya.
Untuk persoalan pembayaran gaji pemain, RALB PSMS nantinya yang akan menjawab. Julius mengatakan, pihak kepanitiaaan akan mengundang dua ketum PSMS. untuk membahas hak dan kewajiban dua ketua umum di masa lalu.
"Nah persoalannya kemungkinan macam indra Sakti tidak datang padahal dia yang bermasalah enggak menggaji pemain, itu yang menjadi kendala," bebernya.
Terlepasnya Indra dari jeratan hukum PSSI setelah demonstrasi pemain ke kantor PSSI beberapa waktu lalu yang selanjutnya malah menjerat pemain, pelatih dan ofisial, mengindikasikan posisinya aman. Bisa saja, dia bakal mendapat akomodasi dari PSSI untuk menjadi tim yang sah untuk kompetisi musim mendatang. Namun, Julius menanggapi dingin persoalan itu.
"Artinya Komdis (Komisi Disiplin) PSSI seharusnya jangan hanya mendengarkan bahasa Indra Sakti dan perwakilan pemain sebentar saja. Apa penyebab ini, makanya pemain marah, enggak gajian. Yang bertanggung jawab siapa? Tapi persoalan ini sudah sampai ke ketua PSSI dan dia laporkan ini nanti ke rapat harian pengurus harian dan Exco, bahwa PSMS akan mengganti ketuanya sekarang.
Konsolidasi dibantu KONI dan Pemko Medan untuk menyatu. Makanya saat rapat klub menentukan OC (Organizing Committee) pak Djohar (Ketua Umum PSSI) hadir. Kalau ilegal, kenapa dia hadir," pungkas King
sumber : sindonews.com
read more
PFCBILAL- Tim Penjaringan Ketua Umum (Ketua) PSMS Medan akan membuka
pendaftaran Ketum PSMS Medan mulai Jumat (20/9) . Pendaftaran dilakukan di Sekretariat PSMS, kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Medan, Kompleks Stadion Teladan Medan.
Ketua tim Penjaringan Ketum PSMS, Azzam Nasution mengatakan, selama 10 hari sejak tanggal 20 September 2013 hingga 30 September mendatang, tim penjaringan bakal membuka pendaftaran bakal calon ketua umum.
"Kami rasa, 10 hari cukup bagi pihak-pihak yang ingin mendaftarkan diri sebagai ketua umum. Selanjutnya, kami akan melakukan verifikasi mulai tanggal 1 hingga 3 Oktober mendatang," ujarnya saat rapat kepanitiaan PSMS di kantor KONI Medan, kemarin..
Tidak ingin berlama-lama, sosialisasi bakal calon Ketum juga akan digelar 4 Oktober mendatang. Saat itu, hingga 6 Oktober, kandidat berhak menyampaikan visi-misinya agar mendapat kepercayaan dari klub.
Ketentuan pendaftaran bakal calon, ketua umum dicalonkan oleh anggota klub PSMS Medan atau calon dari umum. "Dia juga harus mendapatkan dukungan dari klub PSMS Medan, sesuai AD (anggaran dasar)/ART (anggaran rumah tangga) PSMS Medan, berdomisili di medan, dan tidak
pernah atau sedamg dalam sanksi pidana atau PSSI," ungkapnya.
Sejauh ini menurut Azzam, ada tiga orang yang menyampaikan ketertarikannya menjadi ketum PSMS Medan. "Secara lisan, ada tiga yang tertarik, tapi belum tahu, berubah atau tidak. Yang jelas, Bahkan,
besok kalau memang mereka serius, saya akan mengumumkan langsung namanya," ungkapnya lagi.
Sementara itu, anggota kepanitiaan PSMS Medan bakal "jemput bola" meminta dukungan klub-klub anggota PSMS yang ada. Saat ini ada 22 klub anggota PSMS non institusi dan 18 klub yang merupakan wakil dari institusi.
"Tugasnya menjemput bola untuk meminta klub menyerahkan susunan kepengurusan dan surat mandat klub anggota,"ujar Sekretaris Organizing Committee PSMS, Suryadi.
sumber : sindonews.com
read more
PFCBILAL- Tim kuasa hukum pemain PSMS Medan belum melakukan langkah konkret pasca resmi ditunjuk untuk membawa masalah tunggakan gaji ke ranah hukum pada 17 Agustus lalu. Kelambanan reaksi penyelesaian kasus itu terungkap dari berkas gugatan yang lama kelar
Pemain dan ofisial PSMS LI Medan menyerahkan sepenuhnya masalah dengan Ketua Umumnya, Indra Sakti Harahap kepada kuasa hukum, yakni Jumono, Ilhamsyah, dan Firmansyah. Mereka berharap, dengan cara terakhir itu, Indra akan menyelesaikan pembayaran gaji pemain yang tertunggak selama 10 bulan, atau jika tidak, hukum pidana akan menyeretnya ke penjara.
Sekretaris tim PSMS Medan LI, Fityan Hamdy mengatakan, pasca tidak digaji, kondisi beberapa pihak di PSMS Medan sangat memprihatinkan. Selain pemain yang terpaksa bekerja serabutan, beberapa ofisial lain juga harus menjalani hari-hari yang tidak baik.
''Ada yang meminta bantuan saya. Sesekali mungkin saya bisa bantu, tetapi keuangan saya juga tidak banyak. Saya terus terang kasihan dengan kondisi yang saat ini mereka hadapi,” ujarnya tanpa menyebutkan orang yang dimaksud.
Pria yang telah menjadi sekretaris tim PSMS sejak musim kompetisi 2009/2010 lalu berharap, ketiga
kuasa hukum tersebut bisa membantu untuk menuntaskan permasalahan tersebut. ''Kami meminta bantuan kepada mereka dan tentunya kami berharap, semua bisa tuntas. Karena sudah jelas, siapa biang kerok dari permasalahan ini,” ucap pria berkaca mata itu.
Sementara Jumono mengatakan, surat tersebut masih dalam tahap pengerjaan. Setelah selasai, kuasa hukum tersebut akan melakukan evaluasi dengan manajemen PSMS. “Kami lagi melakukan pengerjaan surat gugatan, karena banyak berkas yang dibuat. Surat tersebut di targetkan minggu depan sudah selesai,” ujarnya kemarin.
Dia merunut, setelah selesainnya tahapan surat gugatan tersebut, pihaknya akan segera menyerahkannya kepada pihak manajemen PSMS Medan untuk evaluasi, sebelum selanjutnya mendaftarkannya ke Pengadilan Negeri Medan. ''Kami akan melakukan evaluasi, siapa tahu ada surat gugatan yang tidak pas terkait masalah gaji ini,” ucapnya.
sumber : sindonews.com
read more
bundarsatu- MASIH ingat dengan sanksi FIFA kepada Arema Malang, terkait urusan kontrak dengan pemainnya yang tidak beres? Jean Landry Poulangoye pun melaporkan hal tersebut kepada FIFA.
Mendapat respon dari otoritas sepak bola tersebut, PT. Liga Indonesia unjuk gigi. Pengelola liga menambah hukuman dengan mengurangi sebanyak tiga poin tim asal Kota Malang tersebut.
Akibat pengurangan tersebut, kepastian Arema menjadi runner up Indonesia Super League (ISL) tertunda. Manajemen Arema juga harus membayarkan sisa uang yang belum mereka selesaikan dengan si pelapor tersebut.
Apabila tidak segera membayarkan denda kepada FIFA, Arema Indonesia mendapatkan sanksi tambahan berupa degradasi ke kompetisi dengan level lebih rendah, Divisi Utama.
Kondisi yang sama bisa saja terjadi di PSMS Medan. Di musim Divisi Utama 2013/2013, tim ini kembali memiliki utang. Ketua umum Idra Sakti Harahap tak membayar kewajibannya ke pemain, pelatih dan official.
Ancaman bakal seperti Arema jelas terbuka lebar. Jika Moise Maldonado dkk melaporkan persoalan gaji, bukan tak mungkin PSMS turun ke Divisi I. Pemain lokal sendiri telah memilih pengacara untuk menyelesaikan persoalan gajinya.
"Mungkin Saja pemain asing itu melaporkan ke FIFA. Bisa melalui agennya atau organisasi pemain. Kalau pemain lokal sudah memilih sosok pengacara menyelesaikan persoalan gaji ini. Jika memang nanti perlu kita share ke FIFA, kenapa tidak," ujar Abdi Panjaitan, media officer PSMS.
Indra Sakti Harahap yang tak bisa dihubungi. Komite penyelamat yang sibuk akan menggelar RALB. Apakah mereka memikirkan membayarkan utang PSMS Medan? Apa yang mereka selamatkan jika tim Ayam Kinantan malah turun ke Divisi I.
sumber : boahita.com
read more
PFCBILAL- Hasrul membeberekan ada tiga kriteria khusus yang dimiliki oleh calon Ketua Umum PSMS. Pertama adalah mempunyai jiwa leadership yang baik. Kedua mempunyai dana finansial yang kuat. Dan yang ketiga mempunyai komitmen kuat untuk membawa PSMS kembali ke kasta tertinggi tahun depan.
Mengenai kandidat Ketua Umum PSMS yang ideal, Hasrul mengatakan bahwa di Medan cukup banyak orang yang layak memimpin PSMS. "Di Medan itu masih banyak orang yang memiliki pemikiran ideal tentang sepakbola. Masalah sekarang apakah kita benar-benar sudah mencarinya. Kita harus segera menemukan calon yang tepat untuk memimpin PSMS ke depan," katanya kepada Tribun di Medan, Rabu (18/9).
Jadi menurut Hasrul yang pertama harus dipastikan adalah apakah kandidat Ketua Umum mempunyai ketulusan untuk memimpin PSMS. "Kita harus mencari ketua umum yang benar-benar mempunyai komitmen untuk membangun PSMS. Kita tidak ingin dipimpin oleh ketua umum seperti yang sebelumnya," pungkasnya.
sumber : medan.tribunnews.com
read more
sumber : medan.tribunnews.com
PFCBILAL- Ketua Tim Penjaringan Ketua Umum PSMS Azam Nasution mengatakan bahwa kedua kandidat yang disebut-sebut bakal menjadi calon Ketua Umum PSMS Randiman Tarigan dan Hasrul Azwar cukup layak untuk memimpin PSMS. Azam mengatakan keduanya punya kans yang kuat menjadi calon Ketum PSMS. "Saya kira keduanya mempunyai kemampuan yang layak," ujarnya kepada Tribun di Medan.
Azam mengatakan bahwa keduanya mempunyai kapasitas untuk menjadi Ketua Umum PSMS. Tapi menurutnya itu hanyalah pandangannya secara pribadi saja. "Itu hanya pendapat saya secara pribadi. Tetap saja yang memutuskan nanti adalah anggota klub selaku pemilik suara. Tapi pada dasarnya kedua calon tersebut cukup layak memimpin PSMS ke depan," katanya.
Namun Azam menolak untuk memastikan bahwa hanya kedua kandidat ini saja yang akan mencalonkan diri. Dia mengatakan bahwa masih ada kemungkinan calon alternatif yang akan muncul. "Kita kan membuka kesempatan kepada siapa saja. Jadi kalau memang ada calon lain yang berminat, silahkan mendaftaran diri. Karena kita ingin mencari calon terbaik," terangnya.
sumber : medan.tribunnews.com
read more
PFCBILAL- Ketua Tim Penjaringan Ketum PSMS Azam Nasution menuturkan ada dokumen yang harus dilampirkan oleh calon ketum yaitu, Surat kesedian mencalonkan diri yang ditujukan kepada ketua tim penjaringan, daftar riwayat hidup,fotocopy KTP, visi dan misi serta rencana program kerja dan surat pernyataan dukungan dari anggota klub PSMS. "Setelah pendaftaran ditutup akan diadakan verifikasi terhadap semua calon. Barulah kemudian di sosialisasikan melalui media masa," katanya kepada Tribun di Medan, Rabu (18/9).
Sementara itu mengenai nama calon yang menjadi kandidat kuat Ketum PSMS Azam masih enggan untuk berkomentar. "Kita lihat saja hingga sepuluh hari ke depan. Kalau ada yang berminat silahkan datang ke posko pendaftaran. Tapi ya harus sesuai dengan kriteria dan syarat yang telah kita tetapkan," ungkapnya.
Hingga saat ini ada tiga nama yang disebut-sebut mennjadi calon kuat menjadi ketum. Ketiga nama tersebut adalah Abdillah, Randiman Tarigan, dan Asrul Azwar. Tapi Azam belum bersedia untuk membenarkan hal tersebut. "Kita harapkan yang sudah berpengalaman. Kalau ketiga nama tersebut serius pasti mereka akan ikut mendaftar," jelasnya.
sumber : medan.tribunnews.com read more
PFCBILAL- Ketua Organizing Committe RALB PSMS Idris mengatakan bahwa pihaknya akan bertindak cepat untuk melangsungan Rapat Anggota Luar Biasa PSMS. Menurutnya pihaknya tidak boleh hanya sekadar menunggu karena tidak akan mengefesienkan waktu. "Kita tidak boleh berlama-lama. Karena PSSI sudah memberikan batasa waktu pada kita," ujarnya kepada Tribun di Medan, Rabu (18/9).
Idris mengatakan kalau timnya akan bertindak cepat dengan cara menjemput bola. "Kami tidak akan menungu. Kami akan temui klub-klub dan meminta daftar pengurus yang sah. Kemudian kami meminta surat yang menunjukan siapa orang yang dimandatkan untuk mengikuti RALB tersebut," jelasnya.
Idris sangat optimis RALB dapat segera digelar. "Minggu depan kami mengadakan pertemuan lagi. Pada saat itu saya harap semua yang kita butuhkan untuk menggelar RALB dapat terpenuhi. Sehingga di hari itu juga kita akan tentukan kapan waktu yang tepat untuk menggelar RALB PSMS ini," tandasnya.
sumber : medan.tribunnews.com
read more
PFCBILAL- Ada perdebatan menarik mengenai persyaratan bagi ketua umum untuk mempunyai deposito minimal lima miliar. Azam mengatakan bahwa sedikitnya dibutuhkan dana sekitar sepuluh miliar untuk mengelola klub yang berkompetisi di Divisi Utama.
"Untuk itu calon ketum harus punya uang minimal lima miliar di depositonya. Sehingga ada bukti nyata kalau dia punya finansial yang kuat," jelasnya.
Namun tawaran Azam ini tidak disepakati oleh peserta rapat. Karena hal itu dinilai cukup memberatkan bagi calon. Akhirnya rapat memutuskan bahwa masalah finansial akan dinilai langsung oleh klub-klub anggota yang mempunyai hak suara.
Azam mengatakan bahwa timnya telah menyusun agenda kerja untuk menjaring Ketum PSMS. "Mulai hari ini pendaftaran calon Ketum PSMS resmi di buka. Bagi siapa saja yang memenuhi syarat silahkan mendaftarkan diri ke sekretariat Kantor KONI Medan. Tim kami akan menyerahkan formulir pendaftaranny. Batas akhir pendaftaran sampai tanggal 30 September" ujarnya
sumber : medan.tribunnews.com read more
pfcbilal- Rapat koordinasi antara Organizing Committee (OC), Stering Committee (SC) dan Tim Penjaringan Ketua Umum PSMS di Kantor KONI Medan, Senin (16/9) menghasilkan beberapa keputusan mengenai gelaran Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) PSMS ke depan. Satu diantara pembahasan menarik dalam rapat tersebut adalah mengenai syarat untuk menjadi Ketua Umum (Ketum) PSMS.
Azam Nasution selaku Ketua Tim Penjaringan Ketua Umum PSMS awalnya menawarkan enam syarat administratif sebagai calon Ketum PSMS. Keenam syarat tersebut adalah, pertama ketum dicalonkan dari anggotya klub PSMS atau calon dari umum. Kedua mendapat dukungan dari klub PSMS sesuai AD/ART PSMS. Ketiga berdomisili di Kota Medan. Keempat tidak tidak menjadi pengurus atau anggota partai politik. Kelima tidak pernah terhukum atau tersangkut dalam perkara pidana. Keenam tidak pernah dihukum atau tersangkut dalam perkara pidana.
Namun setelah mengalami pembahasan poin keempat mengenai tidak terdaftar tidak menjadi pengurus atau anggota partai politik dihapuskan. Azam mengatakan bahwa pengahapusan poin tersebut berdasarkan hasil musyawarah. Jadi harus disepakati bersama. "Saya akan hanya menawarkan. Ternyata ada satu yang tidak disepakati. Dan itu sah-sah saja," katanya.
SUMBER : medan.tribunnews.com read more
PFCBILAL- Ketua penjaringan Ketum PSMS , azzam nasution pendaftaran bagi bakal calon ketua umum dimulai hari ini. Sebelum Mencalonkan Diri, para bakal calon "harus tahu diri" dengan terlebih dahulu memenuhi 5 persyaratan yang ditetapkan adhoc.
" Pendaftaran Ketum Umum resmi kami buka hari ini, bagi siapa saja yang memenuhi syarat yang telah ditetapkan silahkan mendaftarkan dirinya ke skretariat Koni Medan.Tim Kami akan menyerahkan formulir pendaftaran nya. Batas akhir pendaftaran sampai 30 september." ujar azzam.
Para bakal calon ketua umum PSMS harus melampirkan surat pernyataan kesediaan diri untuk menjadi ketua umum , fotocopy KTP, lembar pernyataan visi misi dan program kerja, serta surat pernyatan dukungan dari klub anggota. Setelah pendaftarannya ditutup akan diverifikasi terhadap semua calon . Baru lah kemudian di sosialisakan melalui media massa. " katanya
sejauh ini ada 3 nama yang beredar, diantaranya anggota DPR RI, Hasrul Azwar , Sekretaris DPRD SUMUT ,Randiman Tarigan dan mantan walikota medan yaitu abdillah.
sumber : medan.tribunnews.com
editor : Admin read more
PFCBILAL- Panitia pelaksana Rapat Anggota Luar Biasa (RALB) tak mau gegabah dalam menuntaskan tugasnya. Diketuai Idris SE, eks CEO PSMS di ISL lalu, tim ini masih disibukan dengan segala aktivitas rapat. Mereka membahas soal persyaratan adminitrasi klub dan merampungkan kriteria ketua umum baru di PSMS.
"Kita masih terus menggelar rapat koordinasi sesama tim pelaksana RALB. Semua harus disiapkan dengan baik, sehingga nantinya tidak muncul dualisme lagi. Di samping menyiapkan pelaksanaan RALB, kami juga berdiskusi mengenai persyaratan ketua umum yang baru," ujar Hengky Ahmad SH, wakil ketua pelaksana RALB.
Tugas terberat panitia saat ini adalah terkait legalitas klub anggota peserta RALB. Pasalnya terjadinya dualisme, akibat suara klub yang juga mendua. Hengky mengaku akan sangat selektif melihat kekuatan hukum klub-klub anggota PSMS.
"Seperti apa yang disampaikan Pak Djohar dalam pertemuan lalu di KONI Medan, semua harus dinotariskan. Agar legalitas klub dan kekuatan RABL kuat secara hukum. Ini sangat penting dan memang dalam proses. Semoga di akhir bulan ini, RALB sudah bisa digelar," beber Hengky, yang kini pendana turnamen antar klub anggota PSMS.
Dia tak menampik bila dalam RALB nanti bakal terjadi perubahan AD/RT PSMS. Karena apa yang menjadi pedoman di klub tersebut dinilai sudah tak sesuai dengan sepak bola profesional.
"Saat ini masih ada perdebatan soal ini. Termasuk apakah nantinya PSMS tetap menggunakan ketua umum atau presiden klub. Ini kembali ke legalitas PSMS itu sendiri dan akan dibahas bersama. Namun yang pasti, 40 klub sebagai pemilik PSMS tidak akan dirobah," tegasnya. Lantas siapa saja calon ketua umum yang sudah mendaftar?
Ketua penjaringan, Azzam Nasution mengaku belum ada yang melamar secara resmi ke panitia RALB. Termasuk dua nama Randiman Tarigan dan Asrul Azwar muncul.
"Tapi yang secara lisan sudah ada yang mengatakan keinginannya. Bahkan bertambah satu orang, dia pengacara. Tapi belum bisa kami sebutkan namanya. Kami memang akan merampungkan lagi kriteria atau persyaratannya. Jangan sampai menyulitkan calon dan membuatnya enggan ke PSMS," bebernya.
Sibuk menggelar rapat, namun tidak dikepengurusan PSMS PT. Liga Indonesia yang terlihat adem. Sekretaris umum, Martius Latuperissa tetap dengan pendiriannya, bahwa RALB yang akan digelar adalah pencarian ketua umum PSMS LPIS.
"Kita adalah pengurus PSMS yang berlaga di PT. Liga dan diakui kongres. Silahkan mereka mencari ketua umum PSMS LPIS. Ingat, kami pengurus lahir dari konstitusi," tegas Martius.
Dan bagi klub pendukung terpilihnya ketua Indra Sakti Harahap (PSMS PT. LI) yang mendua, Martius tak ragu akan mengambil tindakan.
"RALB merekakan cerita gila. Kita kok yang pengurus PSMS PT. Liga. Kita akan tuntut kalau ada orang lain yang menggunakan nama PSMS. Termasuk ke-27 klub-klub yang sudah mendukung terbentuknya kepengurusan PSMS PT. Liga ada yang mendua kembali," pungkasnya
sumber : bolahita.com
read more
PFCBILAL- Ketua Penjaringan Ketum PSMS , azzam nasution menyarankan agar memilih ketua umum yang memiliki pengalaman di dunia olahraga terutama sepakbola. " Untuk memimpin PSMS tidak bisa orang baru, karena orang baru pasti belum mengetahui secara detail seluk beluk permasalahan di sepakbola. Jadi sangat berisiko untuk menempatkan orang baru di posisi ketum." ucapnya pada wartawan tribunmedan
menurut azzam nasution dalam memilih tidak boleh menggunakan azaz coba-coba. "untuk memimpin PSMS ini kan yang pasti-pasti sajalah.. Jangan pula nanti kita melakukan blunnder dengan memilih orang baru yang tidak berpengalaman. Alhasil akan mandek ditengah jalan, karena mengurus PSMS ini tidak gampang." ujarnya.
Pengalama yang dimaksud adalah pengalaman pernah jadi pengurus PSMS dan dianggap sukses. Pengalaman bukan hanya sekedar pengalaman. kalau berpengalaman membawa PSMS hancur ngapain dipilih lagi. Pengalaman yang dimaksud adalah dengan menghadirkan prestasi buat PSMS. Jadi selain berpengalan juga teruji dalam memimpin PSMS. " bebernya.
sumber : medan,tribunnews.com read more
PFCBILAL- Mandeknya Kompetisi membuat penyerang muda PSMS LPIS ini memiliki banyak waktu luang Hal ini ternyata membuat nya sering mengalami kejenuhan. "Setelah PSMS LPIS berhenti di tengah jalan , hampir tiap hari aku di rumah terus." ujarnya.
Untuk Mengisi waktu Luangnya, safri koto memilih untuk memancing ikan di kolam yang berada di dekat rumahnya. Menurutnya memancing dapat menghilangkan kejenuhan dan justru tidak membosankan. "Aku sama sekali tidak pernah bosan kalau sedang memancing. Menurutku memancing itu justru mempunyai sensasi tersendiri . ungkapnya.
Sekalipun memancing identik dengan menunggu, pemain PON SUMUT 2012 ini tidak merasa bosan sama sekali. "Justru disitulah tantangan nya. Saat kita menunggu adalah kunci apakah pancingan kita dimakan oleh umpan atau tidak. Kalau kita tergesa-gesa dan tidak sabar, maka kita tidak berhasil dapat ikannya." jelasnya.
sumber : medan.tribunnews.com
editor : Admin read more
PFCBILAL- Ketua Penjaringan ketua umum PSMS , azzam nasution mengatakab bahwa PSMS sebagai klub dan badan usaha harus dibedakan. " PSMS sebagai klub itu akan dipimpin oleh ketua umum, sedangkan PSMS sebagai badan usaha nantinya akan dipimpin presiden klub. Jadi kedua nya tidak boleh dicampur adukkan. " ujar azzam nasution pada wartawan Tribun Medan.
Azzam mengatakan bahwa sejarahnya PSMS ini dibentuk juga bermula dipimpin oleh ketua umum. jadi menurutnya ketua umum itu tetap diperlukan sehingga PSMS ini bukan lah milik seseorang atau kelompok melainkan milik 40 klub anggota. " Ketua Umum itu bertanggung jawab penuh memimpin klub yang di pilih oleh bedasarkan rapat anggota". jelasnya.
Jadi menurutnya Azam, PSMS tetap akan memakai ketua umum dan juga presiden klub. Karena keduanya memiliki komponen yang berbeda dan sama-sama dibutuhkan untuk PSMS. " saya berharap masyarakat dapat menilai ketua umum dan presiden klub dalam koridor yang berbeda. Sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam melihat posisi keduanya." pungkasnya.
sumber : medan,tribunnews.com read more
PFCBILAL- Penyerang PSMS LPIS, Safri koto merasa miris dengan keadaan PSMS sekarang. Menurutnya dualisme yang terjadi telah menjadi titik terendah dalam perjalanan ayam kinantan. " semoga dualisme PSMS ini cepat berakhir sehingga musim depan PSMS dapat kembali bersatu" kata safri koto pada Wartawan Tribun Medan.
Koto mengatakan sangat rindu dengan masa kejayaan PSMS dahulu, " dulu waktu aku kecil aku sangan ngefans sama PSMS . PSMS pada saat itu menjadi tim yang paling ditakuti di liga indonesia. Apalagi banyak Prestasi yang diraih PSMS diantaranya juara tiga kali berturut-turut piala emas bang yos ," kenangnya.
Koto berharap kejayaan PSMS kembali terulang lagi. " PSMS adalah klub Bersejarah. Kita selaku anak medan seharusnya malu meliat keterpurukan PSMS . Untuk itu aku bertekad dapat bermain di PSMS dan memberikan prestasi terbaik buat PSMS ". pungkasnya. read more
Langganan:
Postingan (Atom)


























.jpg)
.jpg)
